GridOto.com - Peristiwa kehilangan motor berjamaah terjadi saat acara konser di Tritan Point Kota Bandung, Jawa Barat, pada Sabtu (30/5/2026) dan Minggu (31/5/2026).
Dalam kejadian itu, dilaportan ada tujuh motor milik pengunjung yang dikabarkan hilang.
Para korban yang kehilangan motornya, menuntut pertanggungjawaban saat dilakukan audiensi dengan pihak dari pengelola parkir di Tritan Point Bandung, Selasa (2/6/2026).
Alfada, salah seorang korban, menyampaikan hasil audiensi saat itu. Menurutnya, audiensi atau mediasi berjalan kondusif dengan didampingi anggota dari Polsek Panyileukan.
"Kami juga sempat berbicara dengan pihak penanggungjawabnya. Mereka itu bilang katanya peristiwa kemarin di luar SOP mereka, sehingga intinya tak ada ganti rugi yang bisa kami dapatkan," ujarnya, disitat dari Tribunjabar.id.
Ia menambahkan, pihak penanggung jawab mengakui bahwa seharusnya parkir motor di acara itu menggunakan portal parkir dan menggunakan seluruh sistem, termasuk CCTV.
Namun kata Alfada, pengelola parkir khawatir jika menggunakan sistem justru antrean kendaraan akan panjang dan membuat kemacetan.
"Maka mereka memilih membuka lahan parkirnya di bagian samping dan kata mereka berhubung tak sesuai SOP, maka tak bisa mengajukan asuransi kehilangan kendaraan," ujarnya.
Alfada menjelaskan, kondisi saat kejadian itu memang banyak pengunjung yang keluar tanpa perlu memberikan tiket parkir.
Baca Juga: Aji Mumpung, Jukir Nakal di Solo Getok Tarif Parkir Selangit Untuk Mobil
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR