Kemudian dari sisi kenyamanan, duduk di jok Fronx baris pertama terasa mantap, karena desainnya ala semi bucket seat.
Dari sisi karakter redaman suspensi, Fronx termasuk sedang saja, bukan yang empuk banget, bukan pula yang keras, sehingga masih nyaman namun kestabilan di kecepatan tinggi atau ketika menikung kencang masih tergolong baik.
Dari sisi kepraktisan, dengan banyaknya kompartemen penyimpanan dan cup holder baik di area kursi baris pertama maupun kedua, memudahkan saat perlu meletakkan barang bawaan dan botol air minum.
Apalagi juga terdapat wireless charger yang terletak di bawah panel AC, sehingga ketika mau mengisi ulang baterai smartphone tidak perlu kesulitan, meski dicolok langsung pakai kabel pun power outlet model USB tersedia, baik di depan maupun belakang.
Baca Juga: Minat Suzuki Jimny Baru, Cek Daftar Harga Lengkapnya per Juni 2026
Bagi sopir khususnya, mengatur banyak hal juga tergolong praktis. Misal mengatur audio, karena seperti umumnya mobil masa kini, pengaturannya bisa langsung dari setir pakai tombol yang ada di palang setir sebelah kiri.
Kemudian untuk mengatur fitur lain misal Head-Up Display sampai Around View Monitor, tombolnya berderet rapi di sebelah kanan kolom setir, jadi mudah dijangkau.
Secara akomodasi meski tergolong mini SUV, kabin sampai bagasi Fronx masih tergolong lega. Lebih dari cukup untuk berkendara harian tentunya kalau jumlah anggota keluarga maksimal 5.
Penumpang di depan maupun belakang tidak merasa sempit, karena ruang kepala dan ruang kaki memang luas.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR