GridOto.com - Aksi kejahatan dan pemerasan menimpa seorang sopir taksi online di kota Medan, Sumatera Utara.
Korban bernama Frida (53) dimintai tebusan oleh penjahat sebesar Rp 65 juta terkait nasib Toyota Avanza miliknya.
Avanza berpelat nomor BK 1192 AFA yang sehari-hari dipakai mencari nafkah itu diduga dicuri saat terparkir di halaman rumahnya di Jalan Mawar, Helvetia Tengah, Medan Helvetia, kota Medan, (27/5/26) dini hari.
Usai mengetahui Avanza miliknya dimaling, Frida tiba-tiba mendapat pesan dari orang tak dikenal yang meminta uang tebusan Rp 65 juta agar mobilnya bisa kembali.
Peristiwa itu membuat Frida terpukul karena mobil tersebut ia gunakan sehari-hari untuk bekerja sebagai sopir taksi online.
Frida mengatakan, sebelum mengetahui Avanza-nya hilang, ia masuk ke kamar untuk beristirahat sekitar pukul 02:30 WIB.
Kamar Frida berada di bagian belakang rumah, sedangkan mobilnya diparkir di teras depan.
Posisi tersebut membuat Frida tidak mendengar suara mencurigakan dari luar rumah saat pelaku beraksi.
Sekitar pukul 05.00 WIB, Frida terbangun dan bersiap untuk mulai bekerja mencari penumpang seperti biasa.
Namun, ia merasa ada yang tidak beres dan langsung mengecek halaman rumah.
Baca Juga: Pemuda Durhaka, Maling Mitsubishi Pajero Sport Milik Ortu Kandung Demi Tebusan Rp 10 Juta
"Saya menoleh ke depan, untuk liat mobil, ternyata sudah enggak ada lagi mobil saya di teras rumah," ucap Frida saat ditemui di kediamannya, (1/6/26) melansir Tribun-Medan.com.
Setelah memeriksa kondisi rumah, Frida menyadari ada tanda-tanda rumahnya disatroni pencuri.
Pelaku diduga masuk dengan merusak bagian jendela rumah.
Menurut Frida, pelaku membuka paksa jendela, lalu menggunakan galah panjang untuk mengambil kunci kontak mobil yang digantung di ruang tamu.
"Pelaku membuka paksa jendela rumah saya, terus menggunakan gala panjang untuk mengambil kunci mobil saya digantung di rumah tamu," ungkap Frida membeberkan modus licik pelaku.
Selain mengambil kunci mobil, pelaku juga diduga memotong kabel lampu penerangan di sekitar lokasi agar aksinya tidak mudah terlihat.
Setelah menyadari mobilnya hilang, Frida mendatangi Polsek Medan Helvetia untuk membuat laporan resmi.
Beberapa waktu setelah mobilnya hilang, Frida juga menerima pesan misterius dari orang tidak dikenal.
Pesan tersebut dikirim melalui perantara salah satu rekan Frida yang juga berprofesi sebagai sopir taksi online.
Dalam pesan itu, pelaku mengirimkan dua video singkat dan rincian nomor rangka Toyota Avanza milik Frida.
Baca Juga: Ceroboh, Daihatsu Sigra Milik Sopir Taksi Online Lenyap Saat Bawa Penumpang Mampir Beli Minum
Pelaku kemudian meminta uang tebusan sebesar Rp 65 juta.
Frida mengatakan, pelaku berjanji akan mengembalikan Avanza tersebut setelah uang dikirim.
"Pelaku ini tidak memberitahukan dimana mobil saya, dia (pelaku) meminta transfer uang dulu. Setelah selesai pembayaran mobil tersebut di taruh di salah satu mall di Kota Medan," tutur Frida dengan nada pasrah.
Kasus pencurian mobil yang disertai permintaan tebusan itu kini masih dalam penyelidikan polisi.
Frida berharap Toyota Avanza miliknya dapat segera ditemukan karena menjadi sumber penghasilannya sebagai sopir taksi online.
Polisi masih melacak keberadaan Toyota Avanza dan memburu pelaku pencurian tersebut.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR