Yes, mesin kompak itu cukup sering menyala untuk mengisi baterai hybrid yang cuma berkapasitas 0,74 kWh itu.
Begitu kena baterai kena state of charge (SoC), maka mesin bensin akan menyala untuk mensuplai listrik.
Begitu juga ketika Anda full throttle atau bejek pedal gas dengan cepat dan dalam, mesin bensin akan sontak bekerja.
Baca Juga: Orisinal dari Jepang, Rocky Hybrid Sudah Dipesan Sebanyak Ini di Indonesia
Sistem hybrid ini yang menjadi penyebab Rocky e-Smart Hybrid konsumsi BBM-nya bisa irit banget.
Berdasar pengujian GridOto.com, di rute Dalam Kota dengan kecepatan rata-rata 22 km/jam Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid bisa meraih 28,8 km/liter.
Kemudian di rute Tol dengan kecepatan rata-rata 90 km/jam, ia mendapat 21 km/liter.
Yang paling bikin takjub adalah efisiensi mobil ini di rute Kombinasi.
Di rute ini kami melewati jalan yang beragam kondisinya, bisa masuk tol dan bisa juga ke jalan arteri baik yang lancar maupun padat.
Dengan average speed 50 km/jam, Daihatsu Rocky e-Smart Hybrid mencetak 35,3 km/l.
View this post on Instagram
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR