Jadi aman disebut, bahwa Kia Carens meski bukan MPV terkencang tapi sudah cukup cepat.
Di akselerasi pertengahan juga begitu, ia menuntaskan 40-60 km/jam dalam 2,2 detik dan 60-80 km/jam dalam 3 detik. Sigap untuk bergerak, termasuk jika kabin diisi penumpang belakang.
Di luar dari soal akselerasi penuh, di pengendaraan harian sebenarnya Kia Carens sangat enak.
Enaknya Kia Carens ini ada andil transmisi iVT yang responsif menghantar tenaga, dengan tetap halus.
Dalam nomenklatur Kia-dan Hyundai, transmisi CVT yang digunakan Carens bernama iVT (Intelligent Variable Transmission).
Seperti kebanyakan transmisi CVT, iVT mampu menyalurkan tenaga dengan seamless dan beradaptasi secara terus menerus. Di beragam rentang kecepatan iVT mampu menurunkan putaran mesin sehingga pengendaraan terasa halus sekaligus irit BBM.
Asyiknya alih-alih memakai sabuk logam, iVT menggunakan rantai baja yang menjadikannya lebih kuat dan tahan torsi besar. Umur pakai pun jadi lebih lama dan itu bagus buat kepemilikan jangka panjang.
Baca Juga: Start Dari Rp 299 Juta, Value Kia Carens Baru Jadi Makin Keren
Soal pengendalian, Kia Carens bisa memberi kecekatan yang baik untuk bermanuver. Ia enak buat menikung kencang, tentu untuk ukuran sebuah MPV. Karakternya lebih ke arah kaku namun stabil ketimbang lembut yang nyaman.
Bagi mereka yang suka pengendalian solid, kami yakin Kia Carens bisa memberikan itu. Apalagi ia cukup kedap, jadi rasanya mantap untuk perjalanan dekat maupun jarak jauh.
Sayang rasa berkendara Kia Carens sedikit terganggu oleh material setir dan doortrim.
Di setir, bahan yang digunakan PU dengan tekstur yang seperti kurang nge-grip. Setir ini terasa murah meski berada di kabin yang terasa mahal.
Pun dengan bahan doortrim di bagian penyangga lengan, materialnya keras tanpa lapisan soft touch. Untuk perjalanan panjang, menyandarkan siku di doortrim jadi tidak terlalu nyaman jika langsung ketemu kulit. Beda ceritanya jika pengemudi menggunakan baju lengan panjang, soal material handrest di doortrim ini tak jadi masalah.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR