GridOto.com - VW ID. Buzz hadir di Indonesia mengisi segmen mobil listrik MPV premium.
Namun VW ID. Buzz punya karakter dan identitas yang berbeda jika dibandingkan para rivalnya yang setara.
Seperti Denza D9 atau XPENG X9 yang sama-sama menawarkan kenyamanan dan teknologi fitur kekinian yang memanjakan penumpang.
Hal itu bukanlah yang dimiliki oleh VW ID. Buzz.
Jika bicara soal kenyamanan, tak bisa dipungkiri VW ID. Buzz punya basis dari VW Caravelle yang notabene adalah mobil komersial.
Baca Juga: Bukan Sembarang Kaca, Ini Kecanggihan Panoramic Glass Roof VW ID. Buzz
Set suspensinya dibuat lebih kaku karena tujuannya untuk menopang bobot yang berat, apalagi dengan baterai berkapasitas besar.
VW ID. Buzz terasa bukan seperti MPV listrik yang berorientasi kenyamanan.
Poin utama dari VW ID. Buzz adalah keunikan desain dan fleksibilitas akomodasi yang leluasa.
Unik ketika membahas desainnya yang dibawa dari VW Kombi menjadi neo klasik dengan sentuhan teknologi elektrifikasi.
Pilihan warnanya yang unik dan menyolok menjadi daya tarik tersendiri jika VW ID. Buzz adalah MPV yang digunakan untuk kalangan hobi atau lifestyle.
Soal akomodasi penumpang memang tidak memprioritaskan kenyamanan, tapi kelegaan kabin tak bisa berbohong dengan bentuk bodi yang mengotak.
Konfigurasi jok enam penumpang sangat lega untuk diduduki orang dewasa di setiap joknya.
Baca Juga: Praktis Banget, VW ID. Buzz Bisa Jadi Tempat Nongkrong Dadakan
Selain itu VW ID. Buzz menawarkan personalisasi dari fleksibilitas kabin yang bisa diubah sesuai kebutuhan.
Kalau mau bawa barang bawaan yang banyak, tinggal lepas jok baris ketiga dan merebahkan jok baris kedua maka tersedia ruang kabin kotak yang lapang.
Atau untuk perjalanan jauh dimana kompartemen penyimpanan lebih dibutuhkan di penumpang belakang, sesimpel konsol tengah bisa dipindah ke bagian jok baris kedua.
Tidak banyak fitur teknologi yang memanjakan penumpang, tapi fleksibilitas kabin yang siap diubah menjadi apapun sesuai kebutuhan bisa didapat di VW ID. Buzz.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR