“Saat ini jumlah authorized network Toyota telah mencapai lebih dari 360 outlet, serta kami telah bekerjasama dengan lebih dari 1000 part shop diseluruh Indonesia. Sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dalam melakukan perawatan ataupun mencari spareparts Toyota dimanapun,” ujarnya.
Sementara itu, Honda mengklaim punya cakupan dealer yang menjangkau lebih dari 93 persen wilayah pasar otomotif di Indonesia.
“Saat ini Honda telah memiliki lebih dari 160 dealer resmi yang mencakup sekitar 93 persen wilayah pasar otomotif di Indonesia,” jelas Communication Strategy Sub-Division Head PT Honda Prospect Motor (HPM), Yulian Karfili saat dihubungi GridOto.com, Kamis (28/5/2026).
Bergeser ke Suzuki, Head of Public Relations PT Suzuki Indomobil Sales (SIS), Rafi Al Ghany, menyampaikan bahwa saat ini Suzuki memiliki 282 jaringan dealer yang tersebar di Indonesia.
Sedangkan, Mitsubishi memiliki hampir 300 dealer di seluruh Indonesia.
"Sejauh ini per Q1 fiscal year 2026 Mitsubishi Motors memiliki dealership dengan jumlah total 299 dealer. Sebarannya di 32 provinsi di Indonesia," ujar Head of PR and CSR Department PT Mitsubishi Motors Krama Yudha Sales Indonesia (MMKSI), Aditya Wardhani.
Jika ditotal, kelima merek Jepang ini memiliki ribuan titik layanan yang mencakup hampir seluruh wilayah Indonesia, mulai dari kota besar hingga daerah.
Keunggulan ini menjadi faktor penting di tengah gempuran merek baru, karena dealer tidak hanya berfungsi sebagai tempat penjualan unit, tetapi juga sebagai pusat layanan servis, klaim garansi, hingga penyediaan suku cadang.
Dengan jaringan yang sudah matang dan teruji, brand Jepang masih memiliki daya tarik kuat bagi konsumen yang mempertimbangkan kemudahan perawatan kendaraan dalam jangka panjang.
| Editor | : | Hendra |
KOMENTAR