Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Aji Mumpung, Jukir Nakal di Solo Getok Tarif Parkir Selangit Untuk Mobil

Ferdian - Jumat, 29 Mei 2026 | 22:45 WIB
Ilustrasi parkir tarif selangit di Solo
TribunSolo.com/Ahmad Syarifudin
Ilustrasi parkir tarif selangit di Solo

Menurutnya, praktik parkir liar kerap dilakukan oknum yang tidak memiliki izin resmi dan memanfaatkan keramaian event untuk meraup keuntungan lebih.

“Ini kan mengantisipasi yang ini penarikan keluar tarif sama aku oknum-oknum yang manfaatin menjadi jukir ini. Nah ini nanti tindakannya seperti apa. Nah kira kira minta arahannya nanti dari polisi aturan apa yang pas buat mereka,” tuturnya.

Selain mendorong untuk penegakan hukum, pihaknya juga terus melakukan patroli secara intensif. Meski begitu ia mengakui tanpa adanya laporan penertiban parkir liar sering tak terdeteksi.

“Kita masih operasi gabungan dengan kepolisian. Dalam sebulan 8 kali. Kalau patroli tiap hari muter. Tapi tidak terdeteksi semua kalau tidak ada laporan. Kalau ada laporan langsung kita eksekusi,” jelasnya.

Pihaknya melakukan pengawasan intens di sejumlah titik strategis yang rawan muncul parkir liar jika ada event berlangsung. Mulai dari GOR Sritex, GOR Indoor Manahan, hingga Balai Kota Solo.

“Biasanya pas ada kegiatan GOR Sritex, GOR Indoor Manahan, Balai Kota Solo. Kalau yang rutinitas tepi jalan minim. Kalau insidental banyak muncul aji mumpung,” terangnya.

Baca Juga: Gerak Parkir Liar Dipersempit, Pembayaran Model Nontunai di Surabaya Dikebut

Kasus ini sempat viral di media sosial. Menindaklanjuti hal tersebut, Dishub Solo langsung turun ke lokasi dan mengamankan dua orang yang diduga melakukan pungutan liar, Rabu (27/5/2026).

Dua juru parkir liar berinisial RA (50) dan DN (39), yang merupakan warga Sriwedari itu lalu diserahkan ke Polsek Laweyan untuk pemeriksaan lebih lanjut.

“Personil sudah ke lokasi. Sudah dicari orangnya yang difoto di medsos ada dua. Kita bawa ke Polsek Laweyan di-BAP,” ungkap Haryono.

Haryono menilai maraknya jukir liar di sekitar lokasi dipicu minimnya koordinasi dari pihak penyelenggara kegiatan dengan Dishub Kota Solo.

Menurutnya, Dishub tidak menerima pemberitahuan terkait adanya event di kawasan GOR Sritex sehingga pengawasan parkir menjadi tidak maksimal.

“Sudah sering Sritex kalau ada giat seperti itu. Kok ya nggak ngabari ada giat seperti itu,” jelasnya.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa