Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Honda Prelude Laris, Ratusan Konsumen Terpaksa Inden Sampai 2027

Wisnu Andebar - Jumat, 29 Mei 2026 | 08:45 WIB
Honda Prelude
Wisnu/GridOto.com
Honda Prelude

GridOto.com - Pemesanan Honda Prelude di Indonesia sudah melampaui kuota distribusi tahun ini.

Akibatnya, sebagian konsumen yang sudah melakukan pemesanan terpaksa harus bersabar menunggu unit sampai tahun depan.

PT Honda Prospect Motor (HPM) mengonfirmasi saat ini masih ada 137 Surat Pemesanan Kendaraan (SPK) Honda Prelude yang belum bisa dikirim pada 2026 karena keterbatasan kuota dari prinsipal Jepang.

“Jadi masih ada 137 SPK yang tidak bisa ter-delivery tahun ini karena tadi total SPK 287, sedangkan kuota tahun ini hanya diberikan kuota 150,” ujar Sales & Marketing and Aftersales Director HPM, Yusak Billy di Jakarta belum lama ini.

Dengan kondisi tersebut, ratusan pemesanan itu otomatis akan dialihkan pengirimannya ke tahun depan.

“Sehingga masih ada 137 SPK yang akan ter-carry over tahun depan,” lanjut Billy.

Meski begitu, HPM mengaku masih terus berupaya meminta tambahan kuota produksi ke Honda Motor Japan agar waktu tunggu konsumen tidak terlalu lama.

“Dan nanti kita akan bekerja sama ya dan koordinasi dengan Honda Motor juga, kita bisa refresh untuk menambah kuota supaya konsumennya tidak menunggu lama-lama lagi sampai tahun depan kira-kira seperti itu,” jelasnya.

Antusiasme tinggi terhadap Prelude memang sudah terlihat sejak awal pemesanan dibuka Januari 2026 lalu.

Baca Juga: Honda Prelude Banyak Dipesan dari Wilayah Ini, Kontribusinya 37 Persen

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa