GridOto.com - Tepat setelah Ferrari meluncurkan Luce ke publik, giliran Lancia yang memperkenalkan Gamma pada Selasa (26/5).
Yup, Lancia Gamma yang legendaris itu kembali lagi sebagai SUV pertama Lancia setelah melanjutkan lini produk Ypsilon.
Sedikit berbeda dari Luce, Lancia belum memberikan banyak detail dari Gamma yang rencananya akan dijual pada musim panas.
Informasi pertama yang kami dapatkan adalah tampilannya, yang selaras dengan cue desain terbaru Lancia.
Seperti Ypsilon, wajah Lancia Gamma didominasi oleh DRL membentuk T dan elemen desainnya bawa banyak kemiripan dengan brand Stellantis Eropa yang lebih premium.
Baca Juga: Perbandingan Tenaga Super Sedan EV, Ferrari Luce VS Lucid Air Sapphire
Sisanya, Lancia Gamma lagi-lagi adalah sebuah common product grup Stellantis yang dikembangkan dari platform STLA Medium.
Buat yang belum tahu, STLA Medium merupakan platform modular hasil pengembangan lebih lanjut dari platform EMP 2 era PSA Group.
Platform ini sudah mendasari banyak mobil, seperti Peugeot 3008 dan Peugeot 5008, plus Citroen C5 Aircross.
Menariknya lagi, Lancia Gamma bakal dibangun di pabrik Melfi, Italia, bersama Jeep Compass dan DS No. 8.
Untuk performa, Lancia Gamma dikonfirmasi bakal hadir dengan mesin hybrid dan penggerak listrik.
Baca Juga: Kasih Ide Dikit, Tiga Brand Ini Bisa Kecipratan Teknologi Ferrari Luce
Versi hybrid Lancia Gamma disebut-sebut tawarkan tenaga 145 dk dan bisa menempuh jarak lebih dari 1.000 kilometer.
Kami duga versi hybrid sudah dibenamkan teknologi plug-in hybrid, sayangnya resepnya masih belum diketahui akan mirip siapa.
Sementara itu untuk versi listrik, Lancia Gamma bakal dapat tiga rasa. Pertama bertenaga 230 dk dan jarak tempuh tembus 540 kilometer.
Lalu ada varian tenaga 245 dk dan jarak tempuh tembus 740 kilometer, sangat menenangkan untuk perjalanan antar negara Eropa.
Terakhir adalah penggerak AWD dengan tenaga kombinasi 375 dk dan jarak tempuh 675 kilometer.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR