Sisi samping dipertegas dengan over fender dan side body cladding, foot step paten beserta roof rail, ditopang oleh roda dengan pelek berukuran 19 inci.
Buritannya dibuat bold sehingga terlihat kekar dan tegas, plus adanya emblem bertuliskan PHEV sebagai penanda jenis powertrain mobil ini.
Jantung utamanya menggunakan mesin ACTECO 1.500 cc 4 silinder turbo yang menghasilkan tenaga sebesar 134 dk dan torsi 220 Nm, digabungkan dengan motor listrik 1DHT (Dedicated Hybrid Transmission) bertenaga 201 dk dan torsi 310 Nm.
Gabungan dari tenaga tersebut disalurkan ke kedua roda depan dengan mekanisme penyaluran tenaga seri-paralel hybrid.
Baca Juga: Ini Alasan yang Membut Jetour T2 Adalah Offroader yang Tangguh
i-DM alias Intelligent Dual Mode sebagai penamaan teknologi plug-in hybrid Jetour T1 memungkinkan mobil bisa berjalan dengan tenaga dari motor listrik saja atau kombinasi dengan mesin bakar.
Juga bisa melakukan pengisian daya baterai secara eksternal melalui port charger AC Type 2 dan DC CCS2.
Kemampuan pengecasannya pun impresif, baterai jenis Lithium Ferro Phosphate (LFP) yang tersemat bisa dicas dari 30 ke 80 persen hanya selama 27 menit dengan DC fast charging dan 30 ke 100 persen selama 180 menit dengan AC slow charging.
Karakter tangguh yang kental di eksterior dieksekusi nyaman dan premium di interiornya.
Baca Juga: Setia Dengan Mesin Bensin Turbo, Seberapa Irit Konsumsi BBM Jetour T2?
Muai dari material kulit pada jok dan dasbor hingga bagian atap dihiasi panoramic sunroof memberi kesan premium sekaligus nyaman.
Secara visual interiornya juga terlihat modern dengan penyematan center display besar berukuran 15,6 inci yang dibekali chip Snapdragon 8155 serta panel instrumen layar TFT 10,25 inci.
Untuk urusan kepraktisan, Jetour T1 i-DM menawarkan kompartemen penyimpanan sebanyak 45 titik.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR