"Untuk spare part, kenaikan harga berada pada kisaran 2 persen hingga 10 persen, tergantung pada jenis dan kategori part," beber Henry.
"Kami berupaya agar penyesuaian ini tetap mempertimbangkan kebutuhan konsumen," ucapnya.
Meski ada penyesuaian harga, pihak AHASS memastikan tetap berupaya menjaga harga suku cadang agar tidak terlalu membebani konsumen.
Di tengah kenaikan harga oli dan suku cadang, kabar baiknya tarif jasa servis di jaringan bengkel resmi AHASS Jakarta dan Tangerang masih dipertahankan.
Artinya, konsumen hanya menghadapi penyesuaian pada harga onderdil dan pelumas, bukan biaya jasa pengerjaan servis.
Langkah ini dinilai penting untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil.
Sebab, servis berkala tetap menjadi kebutuhan rutin bagi pengguna motor Honda agar performa kendaraan tetap optimal.
| Editor | : | Naufal Nur Aziz Effendi |
KOMENTAR