GridOto.com - Dalam jajaran Barisan Sang Penguasa, Mazda CX-60 jadi salah satu mobil yang paling menyolok.
Mazda dikenal sebagai pabrikan Jepang yang memberikan sensasi dan kualitas berkendara layaknya mobil Eropa.
Tak terkecuali Mazda CX-60 Sport yang meskipun sebagai varian entry level tapi tetap menyuguhkan performa impresif.
Di atasnya ada varian Elite dengan mesin e-SKYACTIV-G 3.300 cc 6 silinder turbo yang bisa menghasilkan tenaga sebesar 280 dk dan torsi 450 Nm.
Sementara pada varian Sport mesinnya pakai SKYACTIV-G 2.500 cc 4 silinder bertenaga 185 dk dan torsi 250 Nm.
Baca Juga: Mazda CX-60 Sport Masuk Medan, Bawa Fitur Sultan Tapi Harga Nggak Bikin Jantungan
Di lapangan, performa akselerasinya termasuk yang bertenaga untuk sebuah medium SUV.
Catatan akselerasi 0 ke 100 km/jam bisa tuntas dalam 10,3 detik dengan tarikan awal 0-60 km/jam dalam waktu 4,9 detik.
Diukur dari jarak 402 meter Mazda CX-60 Sport bisa melesat dalam waktu 17,8 detik dengan kecepatan 131,5 km/jam.
Performa ini bisa dirasakan dengan perpaduan posisi mengemudi yang driver oriented, pengaturan jok elektris yang fleksibel, posisi mengemudi cenderung rendah, dan feedback setir yang terasa direct.
Secara visual pengemudi dimanjakan dengan Human-Machine Interface (HMI) dari MZD Connect beserta layar center display dan panel instrumen masing-masing TFT berukuran 12,3 inci.
Dari mesin 2.500 cc 4 silinder yang dikawinkan dengan transmisi otomatis 8-percepatan penggerak roda belakang, efisiensi bahan bakarnya patut diacungi jempol.
Baca Juga: Mengenal Lebih Dekat Teknologi Skyactiv yang Jadi Ciri Khas Mazda
Catatan terbaik yang bisa diraih konsumsi BBM Mazda CX-60 Sport adalah 16,4 km/l pada pengetesan rute Kombinasi.
Rute ini merepresentasikan perjalanan antar kota dengan arus lalu lintas yang dinamis pada kecepatan rata-rata 50 km/jam.
Digunakan untuk arus lalu lintas padat, SUV ini bisa mencatatkan konsumsi BBM 10 km/l pada rute Dalam Kota.
Melaju di kecepatan tinggi, pengetesan rute Tol mencatatkan konsumsi BBM di 14,5 km/l.
Semua ini bisa didapatkan dengan banderol harga Rp 720 juta OTR Jakarta.
| Editor | : | Trybowo Laksono |
KOMENTAR