Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Mobil Baru 2026

Peta Bawaan XPENG G6 Pro Secanggih Ini, Bisa Ramal Sisa Baterai!

Rayhansyah Haikal Wishnumurti - Senin, 25 Mei 2026 | 19:35 WIB
Flag off perjalanan XJourney menuju Bogor.
Rayhan Haikal/GridOto.com
Flag off perjalanan XJourney menuju Bogor.

GridOto.com - Peta bawaan XPENG G6 Pro ternyata secanggih ini, bisa ramal berapa sisa jarak tempuh dan baterai waktu di tempat tujuan.

Yup, salah satu insight baru yang kami rasakan selepas handover ceremony 100 unit XPENG G6 di Gelora Bung Karno pada Sabtu (23/5) kemarin adalah teknologinya.

Dengan harga mulai dari Rp 679 juta on the road DKI Jakarta, XPENG G6 hadirkan kombinasi kesan premium dan teknologi tercanggih.

Salah satu suguhan teknologi tersebut adalah layar headunit 15,6 inci dengan imbuhan XOS Tianji.

Hal ini berarti layar headunit milik XPENG G6 berteknologi serupa dengan tablet Android lengkap dengan fitur bawaan yang canggih.

Tampilan peta navigasi bawaan XPENG G6.
Rayhan Haikal/GridOto.com
Tampilan peta navigasi bawaan XPENG G6.

Baca Juga: Pesanan Berlimpah, XPENG Global Bantu Produksi Mobil di Indonesia

Salah satu yang kami mesti apresiasi adalah hadirnya aplikasi navigasi bawaan yang akurat dan terkoneksi internet.

Meskipun tidak sedetail Amap ataupun maps Tiongkok, peta navigasi bawaan XPENG G6 sudah setara dengan Google Maps ataupun Apple Maps.

Tampilannya sudah terintegrasi pemetaan tiga dimensi yang mendeteksi bentuk dan ukuran gedung, sampai informasi lalu lintas secara real time.

Nah, ketika dikulik lebih dalam, ternyata navigasi bawaan XPENG bisa 'merasakan' lebih jauh dari sekadar gedung dan lalu lintas.

Pertama, ketika navigasi aktif, aplikasi ini bisa mengkalkulasi waktu tempuh perjalanan dan estimasi sisa baterai saat di tujuan.

Informasi destinasi dan waktu tempuh navigasi bawaan XPENG G6 sudah memiliki estimasi state of charge.
Rayhan Haikal/GridOto.com
Informasi destinasi dan waktu tempuh navigasi bawaan XPENG G6 sudah memiliki estimasi state of charge.

Baca Juga: Teknologi Autonomous Driving VLA 2.0 Bisa Diterapkan di Luar Cina? Begini Penjelasan Bos Xpeng

Misalnya sewaktu XJourney kemarin, perjalanan kami dari Gelora Bung Karno sampai Summarecon Bogor via Bundaran HI, perjalanan memakan waktu sekitar 1 jam.

Di bawah informasi tersebut, ada informasi tambahan berupa state of charge dan jarak tempuh tujuan tersisa ketika sampai tujuan.

Tentu saja, informasi ini penting agar pengemudi bisa merencanakan 'mampir' ke SPKLU untuk melakukan pengecasan.

Selain itu, adanya informasi sisa state of charge saat di tujuan bisa memberikan peace of mind tambahan dan alhasil mengurangi range anxiety.

Harusnya fitur ini sudah jadi standar ya di semua mobil listrik dengan on board navigation.

Editor : Trybowo Laksono

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa