Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Perang Iran Guncang Industri Otomotif, Ekspor Mobil Jepang Nyaris Mati Total

Ferdian - Minggu, 24 Mei 2026 | 10:00 WIB
Ilustrasi ekspor mobil dari Indonesia
Istimewa
Ilustrasi ekspor mobil dari Indonesia

Mibe juga mengatakan pemerintah menyatakan pasokan bahan kimia, selain nafta dan pelumas, masih dalam kondisi aman.

Para analis menilai perang ini bisa memaksa produsen mobil mengubah strategi rantai pasokan mereka dalam jangka panjang.

Tujuannya untuk mengurangi risiko akibat konflik dan penutupan Selat Hormuz.

Sanshiro Fukao, peneliti senior dari Itochu Research Institute, mengatakan gangguan pasokan dan transportasi akibat perang diperkirakan tidak akan selesai dalam waktu dekat.

"Perusahaan akan mulai memasukkan faktor risiko Timur Tengah ke dalam perencanaan mereka, sehingga alur distribusi barang di masa depan bisa berubah," ujarnya.

Menurut Fukao, kondisi ini dapat mempercepat langkah produsen mobil memperbesar investasi di India dalam tiga hingga lima tahun ke depan.

Baca Juga: Konsumen Cari Mobil Irit, Toyota Akui Penjualan Mobil Hybrid Meningkat

Mereka diperkirakan akan meningkatkan produksi dan ekspor dari India untuk mengurangi risiko dan biaya pengiriman.

Toyota sebelumnya mengumumkan akan membangun pabrik baru di India dengan kapasitas produksi mencapai 100.000 kendaraan per tahun.

Pabrik tersebut dijadwalkan mulai beroperasi pada paruh pertama 2029 dan hasil produksinya akan diekspor ke berbagai negara.

Analis otomotif dari Pelham Smithers Associates, Julie Boote, mengatakan Toyota menjadi produsen yang paling terdampak secara jumlah penjualan karena perusahaan itu paling sukses di pasar Timur Tengah.

Namun, ia menambahkan Toyota masih dapat menahan dampak tersebut karena pasar perusahaan tersebar di berbagai wilayah dunia.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa