Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Ide Dedi Mulyadi Ingin Proses Bayar Pajak Kendaraan di Samsat Seperti Bank, Ini Konsepnya

Irsyaad W - Jumat, 10 April 2026 | 18:30 WIB
Kantor Samsat Ciamis, Jawa Barat
Dok. Samsat Ciamis
Kantor Samsat Ciamis, Jawa Barat

Baca Juga: Dedi Mulyadi Murka, Terpaksa Nonaktifkan Kepala Samsat Soekarno-Hatta Kota Bandung

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi
Eki Yulianto/TribunCirebon.com
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi

Hal tersebut seharusnya bisa diterapkan dalam layanan pemerintah, termasuk urusan bayar pajak kendaraan.

"Orang bayar pajak itu dimudahin jangan dipersulit, ini harapan saya," ucapnya.

Dedi menyebut masih banyak warga yang belum membayar pajak kendaraan.

Tercatat ada sekitar 5 juta wajib pajak yang menunggak, salah satunya karena proses yang dianggap menyulitkan.

"Logikanya kan sederhana. dengan numpuk sampai jutaan apa dampaknya orang tidak bayar pajak? Orang tidak bayar Jasa Raharja? Setelah itu apa problemnya terjadi kecelakaan mereka tanpa Jasa Raharja apa dampaknya balik lagi ke Pemprov tuh, berapa puluh miliar sih ngobatin orang kecelakaan tanpa jaminan Jasa Raharja?" tuturnya.

Dedi meyakini, jika layanan dibuat lebih mudah, masyarakat akan lebih patuh, dan tidak akan menunggak pajak kendaraan.

"Kalau orang bayar pajaknya lancar, dia akan bayar pajak terus," katanya.

Editor : Dida Argadea

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa