Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Jalan Viral Perbatasan Banten dan Jawa Barat Bak di Ujung Negara, Putra SBY Turun Tangan

Irsyaad W - Selasa, 24 Februari 2026 | 11:00 WIB
Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah beraspal, sedangkan wilayah kabupaten Lebak, Banten masih jalan tanah di perbatasan kedua provinsi
Acep Nazmudin/Kompas.com
Wilayah Kabupaten Bogor, Jawa Barat sudah beraspal, sedangkan wilayah kabupaten Lebak, Banten masih jalan tanah di perbatasan kedua provinsi

GridOto.com - Jalan di perbatasan provinsi Banten dan Jawa Barat yang sempat viral karena bak di ujung negara mendapat perhatian dari putra mantan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).

Yup, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang menjabat Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan tunjuk Kementerian Pekerjaan Umum (PU) untuk lakukan perbaikan.

Saat viral, aspal jalan di kabupaten Bogor, Jabar mulus. Sedangkan jalan di perbatasan Lebak, Banten masih berupa tanah.

Sebagai info, permukaan ruas jalan di sisi Bogor sudah diaspal mulus lengkap dengan marka, sementara permukaan ruas jalan di sisi Lebak masih berupa tanah merah.

Adapun ruas jalan tanah itu berada tepat di kawasan hunian sementara (huntara) korban banjir bandang 2020 di Kampung Cigobang, Desa Banjarsari, Kecamatan Lebakgedong, Kabupaten Lebak, Banten.

Menurut penuturan warga setempat, jalan di wilayah Lebak tersebut belum mengalami pembangunan aspal sejak warga menghuni kampung huntara pada tahun 2020 silam.

"Ya, saya akan mendorong Kementerian Pekerjaan Umum (PU), kalau itu memang menjadi domain artinya itu jalan nasional tentu adalah tanggung jawab dari Kementerian Pekerjaan Umum. Dan kita akan terus berkoordinasi dengan pemerintah di tingkat provinsi dan pemerintah di tingkat kabupaten juga," kata AHY di Serang, Banten (21/2/26) melansir Kompas.com.

Baca Juga: Bak di Ujung Negara, Jalan di Perbatasan Banten dan Jawa Barat Seperti Bumi dan Langit

Penampakan jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat yang berbeda jauh, wilayah kabupaten Lebak masih jalan tanah
Acep Nazmudin/Kompas.com
Penampakan jalan di perbatasan Provinsi Banten dan Jawa Barat yang berbeda jauh, wilayah kabupaten Lebak masih jalan tanah

Menurut AHY, preservasi dan perawatan jalan yang digunakan oleh masyarakat harus terus dilakukan.

Apalagi, dalam waktu dekat akan terselenggara mudik Lebaran, maka kondisi jalan harus prima.

"Kementerian Pekerjaan Umum sudah mempersiapkan lokasi-lokasi yang mungkin terjadi kerusakan, jalan-jalan yang berlubang dan lain-lain, menyiapkan alat berat, menyiapkan material untuk segera melakukan perbaikan secara cepat sehingga menghindari terjadinya kecelakaan lalu lintas dan kemacetan akibat rusaknya jalan-jalan utama," ungkap AHY.

Seperti diketahui, ketika dikonfirmasi kala itu, Gubernur Banten Andra Soni memberikan tanggapan terkait video yang memperlihatkan perbedaan jalan di perbatasan Kabupaten Lebak, Banten, dan Kabupaten Bogor, Jawa Barat (Jabar) itu.

Menurut Andra, alasan jalan di Lebak belum dilakukan pengaspalan karena ruas tersebut masuk dalam kawasan hutan lindung dan Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS).

"Pengerjaan pengerasan jalan. Pengerasan dilakukan karena wilayah tersebut masuk kawasan hutan lindung dan Taman Nasional," ujar Andra Soni kepada wartawan di Gedung Negara Banten, (13/1/26), dikutip dari Kompas.com.

Ia melanjutkan pengerasan jalan menjadi kewenangan Pemerintah Provinsi Banten dan hingga kini proses pelaksanaannya masih berjalan.

Baca Juga: Mengguncang Badan, Ini Sebab Tambalan Jalan Aspal di Indonesia Rata-rata Keriting

Kondisi di perbatasan Kabupaten Lebak, Banten dengan kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berbeda jauh
Acep Nazmudin/Kompas.com
Kondisi di perbatasan Kabupaten Lebak, Banten dengan kabupaten Bogor, Jawa Barat yang berbeda jauh

Andra menuturkan, Pemprov Banten telah menyiapkan anggaran sekitar Rp 400 juta khusus untuk pengerasan jalan tersebut, bukan untuk pengaspalan permanen.

Pekerjaan itu sudah mulai dilakukan sejak tahun lalu, meski sempat mengalami hambatan.

Kendala yang dihadapi di antaranya keterbatasan material serta akses menuju lokasi yang tidak mudah.

"Kemarin itu (anggaran) untuk pengerasan jalan kurang lebih sekitar Rp 400 juta. Kami sudah berkoordinasi, kami yang ngurusin pengerasannya, dikeraskan sampai betul-betul siap dibangun jalan, ada tahapannya," terangnya.

Sementara terkait pembukaan lahan atau land clearing, proses tersebut masih dalam tahap koordinasi lintas instansi, termasuk dengan Pemerintah Kabupaten Lebak dan pihak-pihak terkait lainnya.

"Untuk land clearing masih dalam proses koordinasi. Itu melibatkan penanggulangan bencana dan pemerintah daerah terkait," tukasnya.

Editor : Panji Nugraha

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa