GridOto.com- Mahindra dan Tata Motors dikabarkan memperoleh pesanan puluhan ribu unit pick-up untuk proyek Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) melalui Agrinas Pangan Nusantara.
Mahindra mendapatkan order impor 35.000 unit Scorpion Pik Up Single Cab sedang Tata Motors memperoleh pesanan impor 35.000 unit Tata Yodha.
Jumlah impor kendaraan yang sangat besar ini menimbulkan pertanyaan, bagaimana jaringan dealer dan bengkel resmi Mahindra dan Tata di Indonesia?
Dari mahindra.id, tertulis ada lima dealer. Ada dua di Bandung serta satu Kalimantan Selatan, Jambi, dan Samarinda.
Kalau dari tatamotors.co.id, mereka memiliki 10 dealer. Ada tiga di Jakarta serta masing-masing satu di Bandung, Banyumas, Semarang, Lampung Selatan, Kalimantan Barat, dan Balikpapan.
Berdasar informasi tersebut, GridOto mencoba menyambangi dealer Mahindra dan Tata di Bandung pada Minggu, 22 Februari 2025.
Baca Juga: Dukung Penanganan Bencana Sumatera, RMA Indonesia Hibahkan Scorpio Pik-Up ke BNPB
Ternyata dealer Tata di Jl. Jend. Sudirman No 633, Bandung sudah tidak ada, kini di sana berdiri dealer mobil listrik Cina Jaecoo.
Menurut keterangan pedagang kaki lima di sekitar lokasi, dealer Tata Motors tersebut disebut masih beroperasi hingga kurang lebih satu tahun lalu sebelum akhirnya tutup.
“Kayanya setahun lalu masih ada, habis itu tutup, enggak lama ya kayanya,” ujar pedagang yang ditemui di lokasi.
Penelusuran kemudian dilanjutkan ke dealer Mahindra di Jl. Jend. Gatot Subroto No. 162, Bandung.
Namun, saat didatangi, tidak ditemukan aktivitas operasional maupun identitas merek Mahindra di lokasi tersebut.
Bangunan dealer masih berdiri tapi yang beroperasi adalah dealer Ford.
Baca Juga: Peduli Bencana Sumatera, RMA Indonesia dan Agrinas Pangan Nusantara Sumbang Empat Mahindra Scorpio
Namun, di sana terlihat satu unit kendaraan Mahindra Scorpio Pik up Double Cabin dengan plat D yang terparkir.
Seorang tenaga penjual menyebut operasional Mahindra di lokasi tersebut telah berhenti sejak beberapa waktu lalu meski detail relokasi belum dapat dipastikan.
"Kebetulan saya kurang tahu ya kapan ini (Mahindra) tutup, tapi memang betul kalau Mahindra juga dulu di sini ada," ujar seorang tenaga penjual yang tak ingin disebut identitasnya.
Kalau di kota besar saja dealer atau bengkel resminya saja tidak ada, bagaimana nanti mau merawat mobilnya ya?
View this post on Instagram
| Editor | : | Dwi Wahyu R. |
KOMENTAR