Baca berita tanpa iklan. Gabung Gridoto.com+

Tahun 2025 PHEV Booming di Indonesia, 2026 Bakal Diserbu Model Baru

Dwi Wahyu R. - Senin, 5 Januari 2026 | 14:28 WIB
Tahun 2025 Segmen PHEV Booming di Indonesia, 2026 Diserbu Model Baru
Robby/GridOto.com
Tahun 2025 Segmen PHEV Booming di Indonesia, 2026 Diserbu Model Baru

Baca Juga: PHEV Rasa Sports Car, Mazda CX-80 Juaranya Big SUV GridOto Award 2025

"Modelnya sebenarnya bukan sebuah kejutan besar, tapi yang bikin spesial adalah teknologi yang dipakai merupakan yang pertama diterapkan di Denza," lanjut Zhao sambil tersenyum.

Zhao menambahkan, bahwa teknologi baru ini akan diterapkan atau dipakai di model-model baru Denza selanjutnya.

Kalau melihat lini produk ekspor Denza untuk negara-negara setir kanan, maka salah satu kandidat kuatnya adalah Denza B5 atau Denza B8.

Kalau di Cina, Denza B5 itu dikenal dengan nama Fangchengbao Bao 5 sedang B8 dipasarkan dengan nama Fangchengbao Bao 8.

Keduanya adalah Boxy SUV dengan mesin 1.500 cc Turbo berteknologi Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV).

Changan Deepal S05 REEV
Dwi Wahyu R./GridOto.com
Changan Deepal S05 REEV

Baca Juga: Perbedaan Mobil Hybrid PHEV dan REEV, Ternyata Bisa Dilihat dari Ini

Bahkan di tahun ini bakal ada spesies plug-in hybrid baru yang dihadirkan Changan buat konsumen Indonesia, yaitu REEV atau Range Extender Electric Vehicle.

Kabarnya Changan akan membawa Deepal S05 REEV ke Indonesia paling lambat semester II 2026 ini.

Sama seperti PHEV, REEV ini adalah satu jenis mobil hybrid karena ia dibekali dua sumber tenaga, yaitu mesin pembakaran internal (ICE) dan motor listrik.

"Baterai REEV juga bisa diisi ulang kayak PHEV atau Plug-in Electric Vehicle, tapi ia berbeda dengan PHEV,” buka Setiawan Surya, Chief Executive Officer PT Dinamika Indomobil Transportasi yang akan memasarkan Changan di Indonesia.

Kalau di REEV, mesin bensin cuma berfungsi sebagai generator yang mengisi baterai saja. Sementara itu roda 100% digerakkan oleh motor listrik.

Setiawan Surya, Chief Executive Officer PT Dinamika Indomobil Transportasi
Dwi Wahyu R./GridOto.com
Setiawan Surya, Chief Executive Officer PT Dinamika Indomobil Transportasi

Baca Juga: Wuling Darion EV dan PHEV, Sama-Sama Punya Fitur Serba Praktis

“Kalau di PHEV mesin bensinnya kan bisa ikut menggerakkan roda,” lanjut pria ramah ini.

Terus, masih menurut Setiawan, REEV ini memiliki kapasitas baterai yang lebih besar dibanding PHEV.

Contoh Deepal S05 REEV, kapasitas baterai LFP-nya 27,28 kWh, sementara PHEV seperti Chery Tiggo 8 CSH, kapasitas baterainya sekitar 18 kWh.

Gimana nih, kalau kamu pilih mobil PHEV atau listrik murni?

 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 

A post shared by Dwi Wahyu Raharjo (@big_why)

Editor : Dwi Wahyu R.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id



KOMENTAR

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa