Brandstory

Konten ini Merupakan Kerjasama Gridoto dengan Marlboro

Meski Jarang Digunakan, Pastikan Motor Stay Checked dengan 5 Langkah Ini

Nana Triana - Kamis, 26 November 2020 | 11:49 WIB
Ilustrasi perawatan motor dengan mengganti oli.
Dok. Shutterstock
Ilustrasi perawatan motor dengan mengganti oli.

GridOto.com – Saat ini hampir sebagian besar aktivitas dilakukan dari rumah. Bepergian ke luar rumah hanya dilakukan untuk memenuhi kebutuhan yang sifatnya mendesak.

Oleh sebab itu, motor kesayangan lebih sering parkir di garasi ketimbang dibawa menemani perjalanan harian. Meski jarang digunakan menerabas kondisi jalan ekstrem, seperti macet, berlubang, dan berlumpur akibat hujan, motor kesayangan tetap harus dirawat.

Banyak risiko terjadi apabila abai melakukan perawatan pada motor selama lebih banyak di rumah aja. Misalnya saja, aki cepat soak karena motor tidak pernah dihidupkan dan hanya terparkir di garasi rumah.

Rata-rata motor saat ini, sudah menggunakan teknologi injeksi yang sangat bergantung pada perlistrikan. Jika tidak sering-sering dipanaskan, sistem perlistrikan akan macet.

Baca Juga: Soket Lampu Mobil Sering Meleleh, Penyebabnya Hal Sepele Ini

Belum lagi kalau tempat motor diparkir hawanya lembap. Komponen pada motor mudah sekali berkarat.

Tentunya hal tersebut harus lo hindari agar memperpanjang masa pemakaian.

Untuk menjaga kondisi motor tetap prima, lo harus tetap rajin melakukan perawatan dan mengecek beberapa bagiannya. Selain performa dan fungsinya akan terjaga, usia pemakaiannya pun akan lebih panjang.

Nah berikut ini beberapa tips yang bisa lo lakukan untuk merawat sepeda motor di rumah.

Rutin memanaskan mesin setiap hari

Walaupun motor sekarang sudah banyak menggunakan teknologi injeksi, namun memanasi mesin motor masih dibutuhkan agar stasioner dan oli dapat bersirkulasi dengan baik.

Baca Juga: Rantai Bawaan Motor Sudah Pakai O-ring Atau Belum? Begini Cara Bedakannyanya !

Selain itu memanaskan motor juga dapat menjaga kualitas aki sehingga tetap dapat memberikan suplai arus listrik ke part komponen kelistrikan sepeda motor. Selain itu, aki tetap dapat menyimpan energi listrik dengan baik.

Umumnya, lamanya waktu yang direkomendasikan untuk memanasi mesin motor berkisar mulai dari 3 sampai 4 menit. Lo tidak disarankan melakukannya mesin lebih dari durasi tersebut. Sebab, pemanasan motor yang terlalu lama dapat menyebabkan overheat atau kelebihan panas pada mesin.

Namun, jika motor masih menggunakan karburator lo dapat memanasi mesin motor selama 15 sampai 30 menit.

Saat menyalakan mesin motor untuk dipanasi, lo lebih disarankan menggunakan kick starter daripada menekan tombol yang terpasang di stang. Sebab, penggunaan kick starter meringankan beban arus kelistrikan pada motor apalagi motor yang jarang digunakan.

Baca Juga: Rawat Standar Tengah di Musim Hujan, Biar Gak Macet Kalau Mau Dipakai

Cek kondisi aki

Aki merupakan komponen penting pada sebuah kendaraan. Apalagi bagi motor-motor yang sudah menggunakan sistem fuel injection yang sangat bergantung pada kelistrikan.

Untuk itu, rutin mengecek kondisi aki sebab baik aki kering maupun aki basah tetap membutuhkan perawatan.  

Untuk motor dengan aki basah, perlu dilakukan pengecekan secara berkala terhadap jumlah debit air aki. Pada aki basah, terdapat tanda batas jumlah debit air aki atau yang disebut upper-lower yang bisa menjadi indikator.

Mengganti oli secara berkala

Melakukan pergantian oli pada kendaraan menjadi aktivitas yang wajib dilakukan. Baik digunakan atau tidak oli harus diganti secara rutin.

Baca Juga: Keyless Aftermarket Tidak Berfungsi Setelah Dipasang, Cek Bagian Ini

Dalam buku panduan kendaraan, selain dijelaskan bagaimana spesifikasi oli yang dibutuhkan, oli mesin pun disarankan untuk diganti setelah sepeda motor menempuh jarak 2500-3000 kilometer (km).

Bagaimana jika motor jarang atau bahkan tidak pernah digunakan. Apakah harus menunggu sampai 2500-3000 km dahulu? Tentu jawabannya tidak. Motor harus diganti oli secara rutin setiap 2 sampai 3 bulan sekali.

Alasannya, setelah masuk ke dalam mesin, oli akan bercampur dengan komponen mesin.  dan bisa jadi diantaranya adalah kerak, bubuk gram dan lainnya.

Cek kondisi ban

Selain mengecek kondisi aki dan rutin melakukan pergantian oli, mengecek tekanan angin juga wajib dilakukan. Biasanya tekanan angin pada ban motor diparkir dalam waktu lama cenderung cepat berkurang.

Baca Juga: Celah Klep Terlalu Renggang Jangan Dibiarkan, Ini Efeknya Buat Mesin

Tekanan yang terlalu rendah akan menyebabkan kerusakan pada ban dan menyebabkan pengendalian terasa berat sehingga tidak nyaman digunakan. Ada baiknya lo juga menyiapkan pompa sehingga bisa menambahkan sendiri tekanan angin pada ban di rumah.

Itulah lima langkah yang bisa lo lakukan supaya motor kesayangan kondisinya stay checked. Selain itu, dengan merawat dan mengoprek motor sendiri lo bisa stay productive di rumah. Temukan beragam tips dan inspirasi lainnya dengan klik tautan ini.

Sobat bisa berlangganan Tabloid OTOMOTIF lewat www.gridstore.id.

Atau versi elektronik (e-Magz) yang dapat diakses secara online di : ebooks.gramedia.com, myedisi.com atau majalah.id

Editor : Sheila Respati

Komentar

Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
yt-1 in left right search line play fb gp tw wa