Mazda2 Tabrak Buntut Truk, Fitur Smart City Brake Support Tak Bekerja?

Aries Aditya Putra - Jumat, 14 September 2018 | 16:15 WIB
Mazda2 terlibat kecelakaan setelah tabrak buntut truk
Mazda2 terlibat kecelakaan setelah tabrak buntut truk


Gridoto.com – Mazda2 yang terlibat kecelakaan di tol Jakarta-Tangerang KM 21.200 jalur A, Bitung, Tangerang (14/9) dipastikan menabrak buntut truk yang sedang berhenti di bahu jalan karena sedang proses ganti ban.

Dari video amatir yang kami terima, unit Mazda2 berpelat B 900 RED yang terlibat kecelakaan merupakan tipe GT yang notabene punya fitur Smart City Brake Support (SCBS).

Hal tersebut terlihat dari pelek yang tergeletak di jalan dan merupakan ciri Mazda2 GT.

Lantas, mengapa fitur ‘ngerem-sendiri’ di Mazda2 tipe tertinggi yang dikemudikan BJ (19) tersebut tidak membantu pengemudi dalam memperlambat laju mobil?

Pelek Mazda2 yang lepas setelah menghantam buntut truk
Pelek Mazda2 yang lepas setelah menghantam buntut truk

Menurut Dwi Parileksono PR and Communication Head, PT Eurokars Motor Indonesia ada beberapa syarat fitur ini dapat bekerja.

“Kalau SBCS itu (bekerja) minimal kecepatan 4 km/jam dan maksimal 30 km/jam," ujar pria yang kerap disapa Fedy ini.

Artinya, kecepatan Mazda2 yang menabrak buntut truk tersebut lebih dari kecepatan yang diharuskan agar fitur SCBS bekerja yakni 30 km/jam.

Bisa dilihat dari efek tumbukan yang menyebabkan atap mobil terlihat robek dan terlepas dari pilar A, lalu mundur hingga ke pilar C.

Atap Mazda2 sampai terlepas akibat kencangnya benturan
Atap Mazda2 sampai terlepas akibat kencangnya benturan

Hal tersebut dibenarkan Kasat Lantas Polres Metro Tangerang, AKBP Ojo Ruslani, Mazda2 tersebut sedang melaju dalam kecepatan tinggi di bahu jalan.

Sehingga bisa kami katakan, SCBS itu tidak bekerja karena kecepatan laju mobil sudah lebih tinggi dari rentang kecepatan yang diperlukan SCBS, setidaknya sudah di atas 30 km/jam.

Editor : Trybowo Laksono

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X