Supir Bus Maut Sukabumi Ternyata Sempat Kabur dengan Cara Ngesot

Adi Wira Bhre Anggono - Rabu, 12 September 2018 | 12:26 WIB
Proses evakuasi bus maut yang terjun ke jurang sedalam 30 meter melibatkan dua mobil derek, Minggu (
Tribun Jabar/Ferri Amiril Mukminin
Proses evakuasi bus maut yang terjun ke jurang sedalam 30 meter melibatkan dua mobil derek, Minggu (

GridOto.com - Pasca insiden kecelakaan maut di Tanjakkan Letter S, Kampung Bantarselang, Kecamatan Cikidang, Sukabumi, Jawa Barat, Sabtu (8/9/2018), sang sopir, MA (26) sempat melarikan diri dalam kondisi luka.

Kepada Polisi, MA mengaku berusaha melarikan diri dari tempat kejadian karena takut dihakimi oleh massa.

Karena dalam kondisi terluka, saat kabur itu ia terpaksa harus mengesot sepanjang jalan.

Pada saat pelarian sebetulnya MA menemui sejumlah warga yang berdatangan menuju lokasi kecelakaan bus mau tersebut.

Bahkan MA juga sempat ditawari pertolongan oleh warga, namun ia menolak.

(Baca juga: Keren! BMW Bikin Motor Bisa Jalan Sendiri, Touring Sambil Tidur Nih!)

Setelah itu ia menghilang dalam pelarian, hingga baru ditemukan sehari setelah kejadian.

"Pelarian MA sempat terekam kamera video warga," ungkap Kepala Polres Sukabumi AKBP Nasriadi kepada wartawan di Palabuhanratu, Minggu (9/9/2018).

Dia menuturkan, berdasarkan gambar video warga itu, polisi langsung melakukan penyelidikan.

''Alhamdulillah orang yang menolak ditolong warga itu akhirnya berhasil ditemukan hari ini (Minggu). Penemuan ini berkat kerja sama dengan masyarakat,'' ujar dia.

Editor : Niko Fiandri
Sumber : Kompas.com

YANG LAINNYA

loading
SELANJUTNYA INDEX BERITA
Close Ads X