Apakah Sirkuit Sepang Harus Mengganti Kerugian Rp 9 Miliaran Atas Kecelakaan Romain Grosjean di F1 Malaysia?

Radityo Kuswihatmo - Rabu, 4 Oktober 2017 | 10:21 WIB

Romain Grosjean mengalami kecelakaan tunggal karena ban belakangnya meletus setelah melewati saluran pembuangan air yang rusak. (Radityo Kuswihatmo - )

GridOto.com - Kecelakaan tunggal yang dialami Romain Grosjean pada free practice 2 Formula 1 Grand Prix Malaysia 2017 bikin kerugian besar untuk tim Haas.

Total kerusakan diperkirakan sekitar £ 500.000 atau dalam rupiah hampir mencapai 9 miliar.

Angka tersebut sangat signifikan untuk tim kecil seperti Haas.

Kejadian mengerikan itu terjadi pada kecepatan 280 km/jam.

(BACA JUGA: Tabrakan Dengan Stroll di Formula 1 Sepang, Akankah Sebastian Vettel Terkena Pinalti di F1 Jepang 2017?)

Untungnya pembalap Tim Haas itu tersebut tidak terluka.

Kecelakaan itu menyebabkan kerusakan serius pada mobil dan jelas menyebabkan kerugian finansial bagi tim.

Meletusnya ban belakang mobil Grosjean terjadi karena ia melintas di atas saluran pembuangan yang rusak.

Federasi Otomotif Internasional (FIA) percaya kegagalan pengelasan menjadi sebab saluran pembuangan copot.

Kepala tim Haas, Gunther Steiner mengatakan kejadian itu "tidak dapat diterima" dan "tidak memenuhi standar".

(BACA JUGA: Max Verstappen Bisa Jadi Pembalap Kunci di Balap F1 Masa Depan, Ini Prediksinya)

Sementara itu kerusakan mobil Grosjean berupa lantai dan sayap depan yang masih baru rusak tak bisa diperbaiki lagi.

"Saya tidak bisa mengatakan - 'oh, baiklah, sekarang kita membiarkan tiga perempat dari satu juta dolar pergi karena seseorang lupa mengelas sesuatu, semuanya baik-baik saja," ujar Steiner dikutip dari motorsport.com.

Apakah kerugian tim Haas akan jadi beban sirkuit Sepang sebagai tempat digelarnya Formula 1 Malaysia, hari Minggu lalu (1/10/2017)?