Bahlil Beri Janji, Pemerintah Tak Akan Mengotak-atik Harga Pertalite dan Bio Solar

Irsyaad W - Jumat, 12 Juni 2026 | 15:30 WIB

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadaliasidak SPBU depan Lippo Plaza Buton, Kota Baubau, Sulawesi Tenggara (Sultra), Minggu (9/3/25)

GridOto.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia mewakili Pemerintah beri janji ke warga Indonesia.

Bahlil berucap, pemerintah tak akan mengotak-atik untuk menaikan harga BBM bersubsidi dan LPG bersubsidi.

Kepastian itu disampaikan Bahli usai memenuhi panggilan Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka, Jakarta, (11/6/26).

Menurut Bahlil, pemerintah sengaja mempertahankan harga energi bersubsidi guna menjaga daya beli masyarakat di tengah ketidakpastian ekonomi global dan dinamika geopolitik yang masih berlangsung.

"Harga BBM untuk bersubsidi (Pertalite dan Solar) maupun LPG itu tidak ada perubahan sama sekali. Sementara harga yang non-subsidi menyesuaikan dengan harga pasar yang ada," kata Bahlil dalam keterangannya dikutip dari Kompas.com.

Ia menjelaskan, kebijakan tersebut merupakan bagian dari langkah pemerintah untuk melindungi masyarakat dari dampak kenaikan harga energi global.

"Pemerintah sedang menggodok berbagai langkah untuk menjaga daya beli masyarakat. Karena itu BBM subsidi tidak kita naikkan sama sekali, sedangkan yang lainnya dilakukan penyesuaian," ujar Bahlil.

Baca Juga: Update Harga BBM Naik Mulai 10 Juni, Pertamax Kini Rp 16.250

Seperti diketahui, PT Pertamina (Persero) baru saja menaikan harga dua BBM Non-subsidi, yakni Pertamax 92 dan Pertamax Green 95 mulai pukul 00:00 WIB, (10/6/26).

Harga Pertamax 92 dari sebelumnya Rp 12.300 menjadi Rp 16.250 per liter di wilayah pulau Jawa dan Bali.

YANG LAINNYA