Ini Anjuran Bengkel Kapan Harus Cek Dan Ganti Air Radiator Motor Bekas

ARSN - Minggu, 31 Mei 2026 | 21:45 WIB

Ilustrasi radiator motor bekas

GridOto.com - Inilah anjuran bengkel kapan pemilik motor bekas harus cek dan ganti air radiator motor kesayangan.

Seperti yang kalian ketahui, coolant atau air radiator tentu wajib dicek dan diganti secara berkala.

Karena masih cukup banyak yang menyepelekan peran dari coolant atau air radiator ini.

Menurut bengkel resmi, disarankan untuk mengecek coolant minimal satu tahun sekali.

"Tapi untuk penggantian bisa tiap 24 ribu kilometer atau sekitar dua tahun pemakaian," ucap Bowo mekanik bengkel R59 Racing.

Karena tidak seperti oli yang bisa tiap bulan ganti, coolant ini memang memiliki masa pakai yang cukup panjang.

dok. Motorplus
Air radiator atau radiator coolant di tabung reservoir dijaga ketinggiannya. Jangan sampai habis

"Namun, jika air radiator atau coolant sudah berubah warna atau berkurang baiknya segera kuras, ditambahkan atau ganti coolant," terang Bowo yang bengkelnya di Jl. Dewi Sartika No.32D, Ciputat, Tangerang Selatan.

Air radiator atau coolant bisa cepat keruh jika motor menempuh kilometer yang cukup tinggi setiap harinya.

"Membiarkan coolant rusak atau dalam kondisi jelek paling parahnya ya bisa bikin motor overheat," wanti Bowo.

Toh mengganti coolant tidak mahal, per botol coolant hanya sekitar Rp 20-70 ribuan saja jika beli di bengkel.

"Tapi pastikan takarannya pas, tidak lebih dan tidak kurang karena takaran coolant motor matic dan sport pasti berbeda," tutupnya.

Baca Juga: Ini Penyebab Sepele Indikator Check Engine di Motor Bekas Injeksi Nyala

YANG LAINNYA