Honda PCX Kandas Saat Tes Kerja, Korban Mengaku Sempat Linglung

Ferdian - Minggu, 24 Mei 2026 | 08:00 WIB

Honda PCX milik remaja jadi sasaran gendam dengan modus wawancara lowongan kerja

GridOto.com - Kejadian kurang beruntung menimpa seorang remaja bernama Salsabil Nurul Alqibi (18).

Niat mencari kerja, remaja asal Pauruan, Jawa Timur ini malah kehilangan motornya.

Diketahui motornya hilang setelah mengikuti tes wawancara kerja yang dilakukan seseorang yang mengaku perekrut sebuah toko retail di sebuah kafe kawasan Tretes, Kecamatan Prigen.

Korban menduga dirinya menjadi sasaran hipnotis atau gendam karena baru tersadar usai motornya raib dibawa pelaku.

Salsabil menceritakan, peristiwa itu bermula saat dirinya menemukan informasi lowongan pekerjaan melalui TikTok.

Ia kemudian diminta datang untuk mengikuti sesi wawancara kerja oleh seseorang yang mengaku mitra Alfa Grosir wilayah Gempol-Pandaan.

"Saya dapat info dari TikTok. Lowongan kerja ketemuan di kafe. Di- interview untuk kerja di Alfa grosir Gempol-Pandaan," ujar Salsabil, Sabtu (23/5/2026).

Pada Kamis (21/5/2026), ia memenuhi undangan wawancara tersebut di sebuah kafe di kawasan Tretes.

Baca Juga: Honda PCX Digotong Berdua Dari Kos-kosan, Sistem Keyless Tak Jadi Halangan

Untuk meyakinkan korban, pelaku bahkan menyewa ruang pertemuan atau meeting room di kafe dan mengaku sebagai perekrut resmi.

Saat wawancara berlangsung, pelaku meminta korban menyerahkan kunci motor beserta STNK dengan alasan pemasangan alat pelacak.

"Katanya itu mau dipasang GPS dan dipasang untuk inventaris kantor," tutur Salsabil melansir Kompas.com.

Tak lama setelah itu, korban mengaku mulai merasa pusing dan linglung.

Ia menduga dirinya terkena gendam sehingga menuruti seluruh permintaan pelaku tanpa curiga. "Pas di- interview juga bingung, kayak kena gendam," imbuhnya.

Korban baru menyadari ada yang tidak beres setelah pelaku tidak kembali lagi ke ruang pertemuan.

Bersama pihak kafe, korban kemudian memeriksa rekaman CCTV dan mendapati pelaku telah membawa kabur Honda PCX miliknya.

Baca Juga: Pengendara Honda PCX 160 Penjambret HP Bule Italia di Bundaran HI Tertangkap, Akui Sudah 120 Kali Beraksi

Pelaku juga diketahui pergi tanpa membayar biaya sewa meeting room yang digunakan untuk wawancara palsu tersebut.

Sehari setelah kejadian, Salsabil melaporkan kasus penipuan dan penggelapan itu ke kepolisian.

Terpisah, Kasi Humas Polres Pasuruan, Iptu Joko Suseno, membenarkan laporan tersebut telah diterima pihak Polsek Prigen.

"Selanjutnya, kejadian itu tetap kami lanjutkan untuk dilakukan penyelidikan," jawab singkat Joko.

YANG LAINNYA