GridOto.com - Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat yang terus bergerak fluktuatif mulai menjadi perhatian sejumlah produsen otomotif di Indonesia.
Meski begitu, Jaecoo memastikan harga mobilnya masih belum mengalami perubahan sampai saat ini.
Hal tersebut disampaikan langsung oleh Mohamad Ilham Pratama selaku Head of Marketing Jaecoo Indonesia.
Menurut Ilham, pihak manajemen saat ini terus memantau perkembangan kondisi perekonomian, termasuk pergerakan kurs rupiah terhadap dolar AS yang dinilai cukup berpengaruh terhadap industri otomotif nasional.
“Sebetulnya dari manajemen kita dari Jaecoo sudah melakukan persiapan dan kita terus memantau kondisi perekonomian. Jadi untuk saat ini harga masih tetap,” ujar Ilham di Bogor, Jawa Barat, Jumat (22/5/2026).
Ia mencontohkan, untuk model J5 saat ini masih dipasarkan di angka Rp 309 jutaan dan belum ada penyesuaian harga.
“Misalkan untuk J5 ini Rp 309 jutaan. Apakah nanti ada kenaikan atau tidak, kita masih memantau,” lanjutnya.
Ilham menambahkan, sampai sekarang pihaknya masih melakukan evaluasi terkait kondisi pasar dan nilai tukar mata uang yang masih bergerak fluktuatif.
“Karena hal yang kita lakukan saat ini terus memantau dan sampai hari ini kita masih harga sama,” katanya.
Baca Juga: Jaecoo Siap Tebar SUV Baru, Ada EV dan Plug-in Hybrid? Ini Penjelasannya
Meski demikian, Jaecoo belum bisa memastikan bagaimana strategi harga ke depannya apabila pelemahan rupiah terus berlanjut.
“Tentunya dari manajemen pun sudah melihat dan memprediksi seperti apa. Untuk berapa tahap bertahannya kita belum tahu, karena pergerakannya masih fluktuatif,” jelas Ilham.
Ia juga mengakui bahwa penguatan dolar AS terhadap rupiah menjadi salah satu perhatian utama perusahaan.
“Kalau nilai tukar rupiah terus naik terhadap dolar Amerika, tentunya itu akan menjadi concern kita juga. Tapi yang kita lakukan saat ini masih terus memantau, mempelajari, dan evaluasi,” tutupnya.