Konsumsi bahan bakarnya mencapai 52,6 kilometer per liter, menjadikannya efisien untuk mobilitas jangka panjang.
Jika dibandingkan dengan pasar Indonesia, model ini akan masuk ke segmen skuter retro modern 125 cc yang saat ini diisi oleh model seperti Honda Scoopy dan Yamaha Fazzio.
Namun hingga kini, Astra Honda Motor belum memasarkan Giorno+ secara resmi di Tanah Air.
Kalau dikonversi ke rupiah, harga Giorno+ berada di kisaran Rp 30 jutaan, yang berarti akan bersaing di kelas skutik 125 cc premium.
Ngomongin spesifikasi, Giorno+ menawarkan mesin 125 cc berpendingin cairan yang secara teknis berada di atas beberapa skuter retro 110 cc yang saat ini populer di Indonesia.
Dengan tren motor bergaya klasik-modern yang terus diminati generasi muda, peluang model ini untuk masuk pasar Indonesia sebenarnya cukup terbuka.
Tinggal menunggu strategi Honda dalam membaca potensi pasar skuter fashion premium di Tanah Air.