Toprak Razgatlioglu Bikin Geger Tes MotoGP di Sepang, Tunggangi Motor Polosan

Ferdian - Rabu, 4 Februari 2026 | 16:00 WIB

Toprak Razgatlioglu terpantau tidak memakai sayap belakang saat melakoni tes resmi MotoGP di Sepang

GridOto.comToprak Razgatlioglu langsung mencuri perhatian saat melakoni hari pertama tes resmi MotoGP di Sirkuit Sepang.

Pembalap asal Turki itu terlihat menunggangi Yamaha M1 tanpa sayap belakang (rear wings), sebuah pemandangan yang tak biasa di era aerodinamika modern MotoGP.

Melansir Crash, Razgatlioglu jadi salah satu debutan paling disorot musim ini usai mengamankan kontrak multi-tahun bersama Pramac Yamaha setelah menorehkan prestasi sebagai tiga kali juara World Superbike.

Sebelumnya, Toprak sudah mencicipi motor Yamaha bermesin V4 dalam tes tertutup pada akhir tahun lalu, sebelum tampil perdana di hadapan publik saat tes Valencia pada November.

Pembalap Turki itu juga sudah lebih dulu turun lintasan Sepang dalam sesi shakedown pekan lalu.

Namun, penampilannya di hari pertama tes resmi kali ini menjadi sorotan tersendiri, seiring Yamaha memperkenalkan paket aerodinamika baru yang agresif pada M1 sebagai bagian dari pengembangan motor.

Meski salah satu motor Razgatlioglu terlihat menggunakan fairing depan dengan desain aero terbaru, motornya tampak berbeda karena tidak dilengkapi winglet belakang.

Baca Juga: Yamaha Mundur Dari Tes Resmi MotoGP Sepang, Masalah Mesin Jadi Alasan

Padahal, komponen tersebut kini sudah menjadi elemen standar di MotoGP.

Rear wings pertama kali diperkenalkan Ducati pada GP Inggris 2022 untuk menambah downforce pada ban belakang, dan sejak itu diadopsi serta dikembangkan oleh seluruh pabrikan.

Alasan absennya sayap belakang pada motor Razgatlioglu berkaitan dengan regulasi ketinggian.

Dengan tinggi badan 185 cm, ia saat ini menjadi pembalap tertinggi di grid MotoGP.

Setelan motor Yamaha yang disesuaikan dengan postur tubuhnya membuat pemasangan rear wings berpotensi melanggar batas ketinggian yang diatur dalam regulasi.

Dalam buku regulasi teknis MotoGP FIM, khususnya pada bagian bodi motor, disebutkan bahwa tinggi maksimum unit jok di bagian belakang pembalap tidak boleh melebihi 150 mm dari permukaan dasar jok, dengan pengukuran tertentu sesuai aturan.

Jika ditambah komponen atau tonjolan lain, termasuk sayap belakang, motor Razgatlioglu berisiko melewati batas tersebut.

Menariknya, Razgatlioglu sebenarnya sempat menggunakan winglet saat menjalani tes awal bersama Yamaha pada musim dingin lalu.

Baca Juga: Hasil Tes Pramusim Hari Pertama MotoGP 2026, Marc Marquez Terkencang, HRC Bangkit, Yamaha Apes

Namun kala itu, Yamaha masih dalam tahap menyesuaikan posisi duduk pembalapnya, dan pelanggaran terhadap aturan ketinggian tidak akan dikenai sanksi selama sesi tes.

Sebagai perbandingan, pembalap tertinggi berikutnya di grid adalah Luca Marini dengan tinggi 184 cm, yang tetap menggunakan sayap belakang pada motornya.

Hal ini membuka peluang bagi Yamaha untuk menemukan solusi teknis agar Razgatlioglu bisa kembali menggunakan winglet seiring berjalannya musim.

Penampilan tanpa sayap belakang di Sepang pun menjadi salah satu cerita menarik dari tes pramusim MotoGP, sekaligus menunjukkan tantangan unik yang dihadapi Yamaha dalam menyesuaikan motor dengan gaya dan postur tubuh Toprak Razgatlioglu.

YANG LAINNYA