GridOto.com - Jasa Marga Metropolitan Tollroad melalui Representative Office 2 bersama Jasamarga Tollroad Maintenance (JMTM) mengoperasikan total 10 unit pompa air untuk mempercepat penanganan genangan di Ruas Tol Sedyatmo.
Langkah ini dilakukan menyusul tingginya curah hujan yang melanda wilayah Jabodetabek sejak Sabtu, 17 Januari 2026.
Sebanyak enam pompa air ditempatkan di Off Ramp Gerbang Tol (GT) Pluit 3, sementara empat unit lainnya beroperasi di Off Ramp Rawa Bokor.
Optimalisasi pompa dilakukan guna mempercepat penurunan debit air yang menggenangi ruas tersebut.
Senior Manager Representative Office 2 Jasamarga Metropolitan Tollroad, Ginanjar Bekti, menyampaikan bahwa kondisi genangan saat ini mulai berangsur surut.
Untuk akses Off Ramp Rawa Bokor, masih terdapat sisa genangan, namun lajur sudah dapat dilintasi kendaraan.
Sementara itu, Off Ramp GT Pluit 3 telah dapat dilalui satu lajur.
“Kami berupaya semaksimal mungkin mempercepat penanganan genangan air dengan optimalisasi 10 unit pompa air, karena banyaknya limpasan air dari kawasan melalui saluran air jalan tol serta debit air di Kali Perancis yang juga cukup tinggi.Kami juga terus berkoordinasi dengan Kepolisian untuk pengaturan keselamatan lalu lintas pengguna jalan tol,” ujar Ginanjar.
Lebih lanjut, Ginanjar mengimbau pengguna jalan tol untuk memanfaatkan jalur alternatif guna menghindari genangan di Ruas Tol Sedyatmo, khususnya bagi pengguna yang menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta.
Baca Juga: Clear, Ini Klarifikasi Pak Ogah Soal Rantai Besi di Exit Tol Rawa Buaya
Pengendara disarankan menggunakan Ruas Tol JORR 2 atau memilih moda transportasi lain.
Jasa Marga juga mengingatkan pengguna jalan untuk terus memperbarui informasi kondisi lalu lintas melalui Call Center Jasa Marga 24 jam di 14080, akun media sosial resmi Jasa Marga, serta aplikasi TRAVOY.