GridOto.com - Penggunaan teknologi Artificial Intelligence alias Akal Imitasi (AI) sudah menjamur di beragam aspek kehidupan.
Salah satunya kini teknologi berbasis AI diterapkan dalam industri otomotif dalam pemasangan PPF.
PPF (Paint Protection Film) dikenal dengan stiker bening atau lembaran film sebagai lapisan pelindung cat mobil dari kerusakan eksternal secara langsung seperti baret maupun kusam dan jamur.
Jaringan workhsop detailing Wrap Station yang berlokasi di Tangerang, Jakarta, dan Medan menerapkan teknologi AI dalam instalasi PPF.
Disebut Vision Tunnel, alat yang akan melakukan monitoring dan dokumentasi dalam tahap akhir inspeksi instalasi PPF.
"Vision Tunnel berbasis AI untuk melakukan final quality control," sebut Ricky Fernando, Director workshop detailing Wrap Station.
"Dengan begitu kami bisa memastikan hasil pemasangan yang konsisten dan transparan dalam pengerjaan PPF,” jelasnya.
Baca Juga: Lebih Rigid dan Anti Kuning, Ini Keunggulan PPF TPU Polycarbonate dari Radiance
Pengerjaan PPF sampai saat ini masih menggunakan tangan manusia, mulai dari tahapan awal pemolesan, hingga pemotongan dan penempelan PPF pada permukaan cat mobil.
Belum lagi perbedaan kondisi cat setiap mobil yang berbeda-beda akan memengaruhi hasil akhir dari instalasi PPF.
Vision Tunnel inilah yang akan melakukan inspeksi akhir dengan standar yang sudah diprogram untuk melihat apakah ada titik atau bagian yang belum menempel sempurna, pemotongan yang kurang rapih, maupun hasil kilau aplikasi PPF yang sudah merata.
"Suka tidak suka AI akan hadir di hampir seluruh penjuru industri, termasuk otomotif dan ternyata bisa juga bermanfaat dalam bidang perlindungan kendaraan," tutur Ricky.