Mitos atau Fakta, Kurangi Tekanan Angin Ban Motor Saat Hujan Benarkah Bisa Bikin Riding Lebih Aman?

Muslimin Trisyuliono - Sabtu, 2 Juli 2022 | 21:30 WIB

Riding dalam cuaca hujan (Muslimin Trisyuliono - )

GridOto.com - Ban motor merupakan salah satu komponen yang berperan untuk menunjang kenyamanan dan keamanan saat berkendara.

Maka dari itu penting memastikan ban motor dalam kondisi tetap prima, serta selalu mengecek tekanan angin ban sebelum berkendara.

Namun banyak pandangan yang mengatakan, saat dikondisi hujan tekanan angin ban motor harus dikurangi.

Alasannya supaya motor mendapat grip atau cengkraman ban ke permukaan jalan lebih maksimal.

Lantas, benarkah mengurangi tekanan angin ban motor bisa membuat riding jadi lebih aman?

Tech. Service Dept. Head PT Suryaraya Rubberindo Industries (SRI) selaku produsen ban FDR, Jimmy Handoyo, menampik anggapan tersebut.

"Sebenarnyaa itu mitos, jadi harusnya tekanan angin disesuaikan dengan standar ban," ujar Jimmy di sela peluncuran ban FDR Velogrip di Jakarta belum lama ini.

"Tekanan angin bisa dilihat di dinding ban, kalau ban reguler biasanya di depan 29 dan di belakang 33 psi, plus minus dua," sambungnya.

Oleh karena itu, Jimmy mengungkapkan tidak perlu mengurangi tekanan angin ban motor ketika kondisi hujan.

Baca Juga: Sepele Tapi Penting, Ternyata Ini Arti dan Fungsi Garis Warna-warni di Telapak Ban Motor Baru

Dok Tabloid MOTOR PLUS
Ilustrasi mengukur tekanan angin ban motor

Lantaran saat tekanan angin ban dikurangi malah membuat berbahaya seperti menjadi lebih licin.

"Karena pada saat dikurangi, daya cengkram di aspal akan berkurang. Di mana permukaan ban justru lebih licin karena grip berkurang," jelasnya.

Kendati demikain, Jimmy menerangkan memang ada jenis ban seperti motor trail yang harus dikurangi tekanan angin saat melintas di jalanan tertentu.

"Kalau motor trail untuk medan tanah, batu, memang seperti itu untuk menambah traksi di medan off-road. Tipe bannya pun beda dengan motor jalan raya," pungkasnya.