Jangan Sampai Keliru, Ternyata Ini Alasan Kenapa Motor Trail Identik Pakai Pelek Jari-jari

Muslimin Trisyuliono - Minggu, 6 Februari 2022 | 10:48 WIB

Honda CRF150L (Muslimin Trisyuliono - )

GridOto.com - Sebagian besar motor yang dijual di Tanah Air kini sudah menggunakan pelek cast wheel atau racing dari pabrikan.

Namun, pelek model jari-jari juga masih dibutuhkan salah satunya untuk motor trail seperti Honda CRF150L atau Yamaha WR 155 R.

Tentunya bukan tanpa alasan motor trail menggunakan pelek jari-jari dibanding dengan pakai pelek racing dari pabrikan.

Menurut Endro Sutarno, Technical Service Division PT Astra Honda Motor (AHM), pelek jari-jari dipilih untuk motor trail karena sangat berpengaruh rasa berkendara saat dipakai off road.

"Untuk motor trail seperti CRF150 maupun CRF250 itu konsepnya on road dan off road. Di off road biasanya motor ini didesain untuk menerjang lubang kemudian jumping ya," ujar Endro kepada GridOto.com belum lama ini.

Sehingga dengan karakter pelek jari-jari yang lebih kuat dan fleksibel dapat meredam guncangan saat dipakai di jalur off road.

Berbeda dengan pelek racing yang karakternya lebih kaku dan berat, sehingga kurang nyaman saat digunakan di trek yang tidak rata.

"Makanya menggunakan pelek jari-jari karena lebih lentur atau fleksibel, mampu meredam waktu benturan dan lebih ringan dibanding pelek cast wheel," jelas Endro.

Rizky/otomotifnet.com
Honda CRF150L

Baca Juga: Angsuran Mulai Rp 700 Ribuan, Berikut Simulasi Kredit Kawasaki KLX150 Per Februari 2022

Kendati demikian, Endro menjelaskan pelek jari-jari juga memiliki kekurangan seperti tidak bisa menggunakan ban tubeless.

Untuk itu, motor trail biasanya menggunakan rim lock atau stopper yang fungsinya mengunci rim pelek dengan ban dalam dan ban luar saat tekanan ban berkurang atau saat ban kempis.

"Harus pakai ban dalam, prinsipnya pada ban motor trail menggunakan rim lock, jadi saat digunakan meski kempis tidak mengganggu ban dalamnya," tutupnya.