Di Era New Normal, Gojek Sarankan Driver dan Penumpang Saling Cancel Bila Terjadi Hal Ini

Naufal Shafly - Kamis, 11 Juni 2020 | 10:35 WIB

Ilustrasi layanan Gojek (Naufal Shafly - )

GridOto.com - Sebagai salah satu penyedia layanan transportasi, Gojek mulai menerapkan standarisasi protokol kesehatan bagi mitra dan penumpang mereka.

Menjelang masa new normal saat ini, Gojek mewajibkan mitra dan konsumennya memakai alat pelindung diri (APD) untuk menjaga kesehatan masing-masing.

"Kami juga mewajibkan pemakaian alat pelindung diri berupa masker selama perjalanan. Kami terus menerus mengedukasi hal itu lewat seluruh chanel komunikasi kami, baik ke driver maupun konsumen," ucap Monita Moerdani SVP Transport Marketing Gojek, dalam virtual press conference, Rabu (10/6/2020).

Bahkan, Monita menyebut kedua belah pihak bisa membatalkan pesanan jika salah satunya tidak menggunakan APD.

Baca Juga: Masih Diuji Coba, Nantinya Semua Driver Gojek akan Pakai Sekat Partisi

"Yang paling penting memang ada enforcementnya. Jadi, baik mitra atau pelanggan jika melihat salah satunya tidak menggunakan masker, mereka bisa membatalkan pesanan dan memberi laporan kepada Gojek," imbuhnya.

Selain itu Gojek juga tengah mempersiapkan sekat partisi, yang nantinya akan menjadi standar wajib bagi mitra mereka.

Saat ini, Menurut Monita sekat partisi tersebut masih dalam tahap uji coba.

Baca Juga: Biar Steril dan Aman Cari Order, Driver Gojek Disemprot Disinfektan dan Cek Suhu Semingu Sekali

"Khusus untuk Go-Ride, saat ini kami masih dalam tahap uji coba. Jadi ada ratusan jumlah sekat yang mulai kami roll-out untuk uji coba di beberapa kota utama kita," ucap Monita.

"Untuk Go-Car sudah ada sekat pelindungnya dan sudah lolos uji coba di tahap sebelumnya dan itu sekarang kita proses untuk scale-up sejumlah 15 ribu di 16 kita utama. Itu untuk sekat pelindung Go-Ride dan Go-Car," tutupnya.