Mengurangi Penyebaran Virus Corona, Aston Martin Menutup Pabriknya

Ruditya Yogi Wardana - Rabu, 25 Maret 2020 | 10:15 WIB

Aston martin dikabarkan akan menutup pabriknya sementara hingga 20 April 2020. (Ruditya Yogi Wardana - )

GridOto.com - Seperti pabrikan otomotif lainnya, Aston Martin dikabarkan menutup sementara pabriknya di Inggris hingga 20 April 2020 untuk mengurangi penyebaran virus Corona.

Langkah ini diambil untuk mengikuti instruksi dari pemerintah setempat.

"Saya berharap dan percaya negara kami dapat melawan virus ini dan secepatnya saat kami sudah siap, operasi akan kembali dilanjutkan," ujar CEO Aston Martin, Andy Palmer, dikutip GridOto.com dari autoevolution.com.

(Baca Juga: Virus Corona Menyeret Dealer Mobil Optimalkan Perdagangan Digital)

Andy berharap semua karyawan Aston Martin dalam keadaan sehat.

Pihak Aston Martin berencana untuk menganalisis situasi ini agar dapat melanjutkan operasi secepatnya dengan alasan yang jelas.

Autoevolution.com juga melaporkan, kasus virus Corona sudah hampir mencapai angka 400.000 di 169 negara dan korban meninggal lebih dari 17.000 jiwa per 24 Maret 2020.

(Baca Juga: Gara-gara Virus Corona, Voxan Motors Batalkan Ajang Pemecahan Rekor Motor Listrik Tercepatnya)

"Ini adalah tanggung jawab kami untuk melakukan segala yang kami bisa untuk mendukung pemerintah dalam mengurangi penyebaran COVID-19 selama beberapa minggu ke depan," kata Andy.