Isuzu Pastikan Stok Produksi Aman Meski Ada Ancaman Virus Corona

Wisnu Andebar - Sabtu, 7 Maret 2020 | 08:02 WIB

Ilustrasi Isuzu Traga (Wisnu Andebar - )

GridOto.com - Wabah virus corona yang melanda China dan kini menjangkit beberapa negara termasuk Indonesia, turut berpengaruh pada industri otomotif, salah satunya Isuzu.

Seperti dijelaskan Ernando Demily, President Director PT Isuzu Astra Motor Indonesia (IAMI) yang mengatakan, bahwa suka tidak suka China sekarang kekuatan ekonomi nomor dua di dunia.

"Jadi kalau China lagi ada masalah seperti virus Corona ini ya tentu akan berdampak," ujar Ernando saat ditemui di Jakarta Pusat belum lama ini.

Ia berpendapat, wabah ini tidak hanya berdampak pada industrinya, tapi juga pada minat beli konsumen.

(Baca Juga: Hingga Februari 2020, Ekspor Isuzu Traga ke Filipina Capai 800 Unit)

Meski begitu, ia menjelaskan, terus memantau kondisi ini dan memastikan kalau stok produksi aman.

"Ya kita pantau terus, sejauh ini untuk produksi sampai April cukup aman," ungkapnya.

"Supplier yang ada di China, kebanyakan sudah mulai produksi lagi, cuma masih ada beberapa yang kelihatannya masih on off, kami lagi monitor terus," sambung Ernando.

(Baca Juga: Tingkatkan Pelayanan Kepada Konsumen, Isuzu Link Diperkenalkan di GIICOMVEC 2020)

Ernando optimis, jika virus yang disebut Covid-19 ini tidak berkepanjangan, penjualan semester dua akan naik.

"Jika virus sudah teratasi, menurut saya semester dua ya pasti terbang (naik)," imbuhnya.

"Kan pengusaha enggak bakal menahan terus, pasti mau recovery. Jadi menurut saya let see lah. Sekarang lagi susah tetap hati-hati saja, tapi bersiap juga untuk recovery, optimis," tutupnya.