Pimpin Penggerebekan, Kapolres Lumajang Temukan 11 Motor Bodong

M. Adam Samudra - Kamis, 23 Mei 2019 | 11:08 WIB

Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban melakukan patroli motor bodong (M. Adam Samudra - )

GridOto.com - Sebanyak 93 personil Tim Cobra Polres Lumajang diterjunkan untuk lakukan penggerebakan motor bodong dari rumah ke rumah, di Desa Sumber Petung, Kecamatan Ranuyoso.

Satu persatu kendaraan yang ada di dalam rumah warga diperiksa.

Hasilnya, dari kegiatan yang berlangsung selama sekitar dua jam itu diperoleh sebanyak 11 motor bodong (tidak memiliki kelengkapan surat).

Bahkan sebagian di antaranya nomor kendaraan dan nomor mesin motor tersebut telah rusak.

(Baca Juga: Beginilah Cara Kerja Pencuri Motor Sampai Menjualnya di Lumajang)

"Makanya saya operasi motor bodong door to door, untuk menciptakan efek detterence. Kegiatan operasi ini merupakan salah satu jawaban kami atas begal yang terjadi semalam," kata Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban kepada GridOto.com, Kamis (23/5/2019).

Arsal menilai, pihaknya tidak ingin jika Lumajang menjadi pasar penjualan motor bodong.

Humas Polres Lumajang
Kapolres Lumajang, AKBP Muhammad Arsal Sahban saat melakukan door to door kerumah warga

"Karena semakin banyak pengguna motor bodong, maka semakin sering begal maupun curanmor terjadi," tuturnya.

"Kalau masyarakat menghindari membeli motor bodong, pasti pelaku begal tidak akan terjadi, karena mereka tidak memiliki tempat untuk menjual barang hasil curian mereka," sambung Kapolres.

(Baca Juga: Biar Insaf! Kapolres Lumajang Akan Tembak di Tempat Para Pelaku Begal)

Senada dengan Arsal, Katim Cobra AKP Hasran Cobra mengutuk keras adanya begal di daerahnya.

"Hal ini merupakan jawaban kepada para pelaku begal karena berani-beraninya mengusik ketenangan wilayah Lumajang," beber Hasran.

"Saya selaku Katim Cobra akan menjadi hantu bagi para pelaku Kriminalitas khususnya begal. Tidak aka nada pelaku kejahatan yang akan tenang melakukan aksinya di wilayah Lumajang,” tegas Hasran.