Masih Aman, Harga Pelek Tidak Naik Signifikan Meski Dollar Sentuh Rp 14.600, Ini Alasannya

Ivan Casagrande Momot - Selasa, 14 Agustus 2018 | 12:27 WIB

Salah satu pelek langka dari Permaisuri Ban untuk SUV (Ivan Casagrande Momot - )

GridOto.com - Nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS sempat menyentuh di angka Rp 14.617. 

Hal ini disinyalir akan ikut berdampak pada harga-harga barang impor, termasuk pada pelek aftermarket.

Permaisuri Ban sebagai salah satu penjual pelek impor terbesar di Jakarta juga terkena dampak dari melemahnya nilai tukar Rupiah terhadap Dollar AS ini.

"Saya pikir pengaruh tentunya ada tapi belum signifikan. Harga-harga pasti akan naik karena ongkos kirim dan sebagainya juga ikut naik," buka Wibowo Santosa, owner Permaisuri Ban saat dihubungi GridOto.com, Selasa (14/8).

Aditya Pradifta
OZ Racing Rally cocok buat MPV dan Compact SUV yang ingin bergaya rally look
Sebagai penjual pelek dan ban original, tentunya dampaknya akan segera terasa, hanya saja kesatabilan keamanan yang dirasa Bowo harus tetap terjaga.

"Selama kondisinya aman dan enggak banyak demo atau semacamnya di masyarakat, penjualan tetap baik," imbuh Bowo.

Meski begitu, penyesuaian-penyesuaian tetap harus dilakukan, "Ada kenaikan, lebih kurang sesuai dengan perubahan Dollar Amerika Serikat saat ini," tukas Bowo.