Tingkatkan Kompetensi Siswa dan Guru SMK, Daihatsu Kembali Gelar Skill Contest

Rizky Septian - Rabu, 28 Maret 2018 | 20:11 WIB

Manajemen Daihatsu berfoto bersama Sony Marso, Humas Disdik DKI Jakarta (Rizky Septian - )

GridOto.com - Bekerjasama dengan Dinas Pendidikan, Daihatsu kembali menyelenggarakan Kompetisi Teknis bertajuk Daihatsu National SMK Skill Contest 2017-2018 bagi Guru dan Siswa SMK se-Indonesia.

Kegiatan tersebut merupakan program corporate social responsibility (CSR) Daihatsu di bidang pendidikan.

Dan, merupakan ajang kompetisi teknis bidang otomotif bagi guru dan siswa SMK se-Indonesia yang berlangsung sejak Oktober 2017 hingga Maret 2018.

Dok. Daihatsu
Kontes periodical maintenance oleh para siswa SMK


Melalui kompetisi ini, Daihatsu ingin berkontribusi pada pengembangan pendidikan SMK.

(BACA JUGA: Begini Caranya Biar Mobil Enggak Ditempel Mahluk Halus... Mau Coba Pakai Juga?)

Sekaligus, ingin memberikan apresiasi kepada guru dan siswa SMK yang berprestasi di Indonesia.

"Kami berharap, acara ini dapat memacu insan pendidikan khususnya guru dan siswa SMK untuk terus berinovasi," kata Amelia Tjandra, Marketing Director PT Astra Daihatsu Motor melalui siaran pers (27/3/2018).

Sejak pelaksanaan perdananya, peserta kontes terus meningkat.

Pada tahun 2015, diikuti oleh 8.398 peserta, sedangkan tahun 2016 tercatat ada 9.562 peserta.

(BACA JUGA: Laporan Langsung Bangkok Motor Show 2018: Harga Suzuki Swift Baru Mulai Rp 224 Juta)

Sementara tahun 2017-2018 ini, tercatat 57.133 peserta, yang terdiri dari guru dan siswa SMK seluruh Indonesia.

Pada gelaran puncak, Daihatsu memberikan penghargaan berupa mesin Daihatsu kepada pemenang juara 1, 2, dan 3.

Dok. Daihatsu
Manajemen Daihatsu berfoto dengan siswa SMK pemenang kompetisi


Tak hanya itu, siswa pemenang juara 1 juga berhak atas hadiah beasiswa kuliah di Politeknik Manufaktur Astra.

Seluruh pemenang juga berhak mendapatkan perjalanan domestik.

(BACA JUGA: Penjualan Ignis Februari Turun Drastis, Kok Suzuki Tak Khawatir?)

“Dengan diselenggarakannya kompetisi ini, kami juga ingin meningkatkan kualitas pendidikan SMK di Indonesia," ujar Amelia.

"Sehingga, lulusan SMK memiliki daya saing tinggi di dunia industri,” pungkasnya.