GridOto.com- Pengisian daya mobil listrik di rumah tidak cukup hanya mengandalkan instalasi listrik dengan daya yang sesuai, tetapi juga membutuhkan sistem grounding atau pentanahan yang memadai.
Grounding merupakan sistem keselamatan listrik yang menghubungkan jalur listrik ke bumi atau tanah, umumnya menggunakan kabel yang terhubung dengan elektroda seperti batang tembaga yang ditanam di dalam tanah.
Menurut Suratman, service manager Denza, grounding menjadi bagian penting dalam instalasi pengisian daya karena berkaitan dengan keamanan sekaligus kerja perangkat charger.
“Grounding itu penting, karena kalau nggak ada, sistem proteksi di charger bisa bekerja dan pengisiannya nggak bagus bahkan berjalan,” ujar Suratman.
Ia menegaskan, beberapa perangkat pengisian daya bahkan tidak akan bekerja apabila sistem grounding pada instalasi rumah tidak memenuhi kebutuhan perangkat tersebut.
“Untuk wall charger biasanya ada yang memang nggak mau jalan kalau grounding-nya nggak ada atau nggak sesuai,” jelasnya.
Baca Juga: Mobil Listrik Sering Dicas Sampai Full, Apakah Baik untuk Baterai?
Selain membuat charger tidak beroperasi normal, grounding yang tidak memadai juga dapat membuat proses pengisian daya berjalan lebih lambat dan menyebabkan perangkat menjadi lebih panas.
“Kalau grounding-nya nggak bagus, ada charger yang masih bisa jalan, tapi biasanya pengisiannya jadi lambat dan chargernya bisa panas,” kata Suratman.
Secara fungsi, grounding menyediakan jalur pengaman ketika terjadi kebocoran arus listrik sehingga arus tersebut dapat dialirkan ke tanah dan mengurangi risiko sengatan listrik pada pengguna.
Sistem pentanahan juga membantu melindungi perangkat elektronik pada kendaraan dan charger dari kondisi kelistrikan yang tidak stabil, sekaligus memungkinkan sistem proteksi pada charger bekerja sebagaimana mestinya.