Konstruksi Beres, Ruas Tol Prosiwangi Siap Dibuka Fungsional dan Gratis

By , Jumat, 11 September 2026 | 22:45 WIB

Gerbang tol Paiton, jalan tol Probolinggo-Banyuwangi seksi 1 dan 2 ruas Gending-Paiton (Diskominfo Kabupaten Probolinggo)

GridOto.com - Ruas Tol Probolinggo-Situbondo-Banyuwangi (Prosiwangi) siap dibuka secara fungsional.

Pada tahap ini, ruas yang bakal dibuka mencakup paket I dan II, yaitu segmen Gending, Kraksaan, sampai Paiton.

Rencana pengoperasian tersebut dirancang berjalan selama 14 hari dan bisa diakses oleh masyarakat secara gratis.

Meski begitu, kepastian tanggal pembukaan jalur tol ini masih menunggu kepastian.

Pihak Jasa Marga masih menantikan terbitnya surat keputusan resmi dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Manager Operasi Jasa Marga Probolinggo Banyuwangi, Nadila Sevitria, mengonfirmasi bahwa skema uji coba fungsional 14 hari memang sudah disiapkan, tetapi kepastian jadwalnya masih berada di tangan pemerintah.

"Baik itu untuk hari atau bulan itu masih belum pasti kapan akan dioperasikan karena menunggu keputusan atau surat resmi dari Kementerian PU, tapi dalam waktu dekat ini akan dioperasikan," kata Nadila, Jumat (11/9/2026).

Nadila mengungkapkan, pengerjaan fisik Tol Prosiwangi untuk segmen Gending, Kraksaan, hingga Paiton sebenarnya sudah rampung sepenuhnya atau menyentuh angka 100 persen.

Baca Juga: Tol Fungsional Prambanan–Purwomartani Pangkas Waktu Klaten–Jogja Jadi 20 Menit

Saat ini, fokus pengerjaan tinggal menyisakan perapian di sektor tempat istirahat (rest area).

Secara umum, kesiapan jalur tol tersebut dipastikan sudah sangat layak untuk menunjang aktivitas pengoperasian fungsional.

"Secara konstruksi dan kesiapan lainnya itu kami sudah mantap dan siap untuk dibuka. Begitupun dengan pelayanan seperti transaksi dan lalu lintas itu sudah kami siapkan," terang Nadila menukil TribunJatim.

Persiapan matang ini sudah meliputi alur pelayanan transaksi digital hingga penataan manajemen lalu lintas saat kendaraan warga mulai melintas.

Meski kendaraan bebas tarif selama masa pembukaan fungsional, para pengemudi tetap diwajibkan menempelkan kartu uang elektronik (e-toll) di gerbang masuk maupun keluar tol.

Nadila memberikan catatan bahwa skema pengoperasian fungsional kali ini memiliki perbedaan mendasar dibanding pembukaan fungsional pada periode-periode sebelumnya, khususnya pada durasi serta jam operasional layanan.

"Perbedaannya dengan pembukaan fungsional seperti sebelumnya dengan yang akan dijadwalkan kali ini di waktunya. Nantinya setelah surat resmi Kementerian PU sudah turun, maka selama 14 hari akan dibuka 24 jam," ujar Nadila.

Baca Juga: Awas, Empat Jalan Tol di Indonesia Ini Sewaktu-waktu Bisa Menjadi Landasan Pesawat Tempur

Artinya, begitu restu dan surat resmi Kementerian PU diterbitkan, ruas tol ini bakal beroperasi penuh selama 24 jam nonstop sepanjang 14 hari masa fungsional.

Masyarakat dapat menikmati akses jalan tol ini secara gratis selama kurun waktu dua minggu tersebut.

Kebijakan bebas biaya ini berlaku sementara, sembari menunggu ketetapan besaran tarif resmi Tol Prosiwangi yang akan dikeluarkan oleh pemerintah di kemudian hari.

"Jadi rencana pembukaan ini masih tidak dikenakan biaya atau non tarif. Baru setelah itu akan ditetapkan tarifnya dan akan disampaikan jika nantinya sudah ditetapkan tarif pastinya," pungkasnya.