Bisa Selamatkan Dompet, Honda Jateng Spill Penyebab Ban Motor Cepat Gundul Sebelum Waktunya

By Selasa, 28 Juli 2026 | 19:30 WIB

Ilustrasi ban gundul (dok Gridoto)

GridOto.com - Ban motor memegang peranan penting sebagai satu-satunya titik tumpu yang menghubungkan motor dengan permukaan aspal.

Ban yang kondisinya prima sangat menentukan kepresisian handling, efektivitas pengereman, hingga ketahanan dalam menopang beban kendaraan beserta pengendaranya.

Sayangnya, banyak yang tak sadar dengan kebiasaan atau gaya berkendara yang tanpa disadari bikin usia ban menjadi jauh lebih pendek dari seharusnya.

Instruktur Safety Riding Astra Motor Jateng, Mukammad Aldy Irvansyah, pun berbaik hati buat nge-spill kebiasaan yang merugikan itu.

Menurut dia, faktor pertama yang paling sering menggerus lapisan karet ban secara ekstrem adalah gaya berkendara yang agresif.

Dengan gaya berkendara demikian suhu karet ban melonjak tajam dalam waktu singkat, sehingga lapisan tread ban terkikis jauh lebih cepat.

"Tarikan gas dan pengereman yang dilakukan secara tiba-tiba meningkatkan gesekan serta tekanan pada ban. Kondisi ini membuat suhu ban cepat naik, mempercepat keausan karet, dan mengurangi usia pakai ban," terang Aldy lewat keterangan resminya.

Hal serupa juga berlaku bagi yang gemar melakukan manuver menikung dengan sudut miring berkecepatan tinggi di jalanan kasar.

Hasilnya gesekan pada sisi samping ban akan berlangsung jauh lebih berat dibanding saat melaju lurus.

Baca Juga: Tak Bisa Asal Copot, Ini Bahaya Tersembunyi Saat Ganti Ban Motor Listrik Yang Jarang Diketahui

Selain gaya berkendara yang ugal-ugalan, ada pula beberapa kebiasaan teknis yang terkesan sepele namun berdampak fatal pada umur ban.

Salah satu penyebab utamanya adalah membiarkan tekanan angin ban tidak ideal.

Tekanan angin yang terlalu kempis membuat tapak ban menempel terlalu lebar di aspal sehingga gesekannya makin besar.

"Sebaliknya, tekanan angin yang terlalu tinggi akan membuat bagian tengah ban lebih cepat aus dan mengurangi daya cengkeram," ungkapnya.

Ditambah lagi, kebiasaan membawa muatan berlebih serta sering melintasi jalanan berlubang dan berbatu tajam akan memaksa struktur internal ban bekerja ekstra keras, membuatnya mudah panas, gundul tak merata, bahkan rawan bocor.

"Dengan gaya berkendara yang lebih bijak dan perhatian terhadap kondisi ban, tidak hanya memperpanjang usia pakainya, tetapi juga meningkatkan keselamatan dan kenyamanan berkendara. Ingat, ban yang terawat adalah investasi keselamatan Anda di jalan," papar Aldy Irvansyah.

Kesimpulannya, kita bisa menghemat usia ban dengan mengontrol ritme berkendara, rutin memeriksa tekanan angin, serta menghindari muatan yang melebihi kapasitas.

Yuk boleh langsung dicoba mulai sekarang ya Sob.