GridOto.com - PT Blue Bird Tbk membuka opsi menjual mobil bekas taksi berbahan bakar Compressed Natural Gas (CNG) ke umum.
VP Used Car PT Blue Bird Tbk, Hery Sugiarto memastikan hal tersebut memungkinkan, tetapi setiap kendaraan harus lebih dulu menjalani pemeriksaan dan evaluasi teknis.
Mengingat komponen CNG perawatannya sedikit berbeda dengan mobil konvensional.
"Unit yang sebelumnya menggunakan CNG tetap dapat dijual sebagai mobil bekas. Namun sebelum dipasarkan, unit terlebih dahulu menjalani evaluasi teknis, termasuk pada sistem CNG, kondisi kendaraan, serta kelengkapan dokumennya," ujar Hery, (26/7/26) mengutip Kompas.com.
Hery menjelaskan, penggunaan CNG merupakan bagian dari program operasional Bluebird untuk menghadirkan alternatif bahan bakar yang lebih rendah emisi.
Sistem tersebut diterapkan pada sebagian armada melalui penambahan beberapa komponen.
"Program CNG diterapkan pada sebagian armada operasional Bluebird sebagai alternatif bahan bakar yang lebih rendah emisi. Modifikasinya mencakup pemasangan beberapa komponen seperti tabung CNG serta perangkat pengatur aliran bahan bakar yang terhubung dengan sistem mesin," paparnya.
Menurut Hery, armada tersebut menggunakan sistem bi-fuel. Artinya, mobil tetap dilengkapi tangki bensin sehingga pengemudi dapat beralih menggunakan bensin atau CNG sesuai kebutuhan operasional maupun ketersediaan stasiun pengisian.
"Pada konfigurasi ini, kendaraan tetap memiliki sistem bensin sehingga pengemudi dapat beralih antara bensin dan CNG sesuai kebutuhan operasional dan ketersediaan stasiun pengisian," ujar Hery.
Bluebird sendiri mulai mengoperasikan armada CNG sejak 2018.
Baca Juga: Alasan Bluebird Pilih Toyota Kijang Innova Zenix Hybrid Jadi Armada Taksi Mereka
Saat ini, sekitar 3.000 unit taksi CNG masih beroperasi di Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Batam.
Jumlah tersebut bahkan masih lebih banyak dibandingkan armada taksi listrik milik perusahaan.
Berdasar klaim mereka, mobil dengan teknologi ini dapat dapat memberikan efisiensi serta kontribusi dalam pengurangan emisi hingga 45 persen.
Kendati demikian, karena posisi gas ada di area belakang kursi penumpang atau di bagasi, maka ruang kompartemen jadi sedikit terbatas.
Lebih lanjut, Hery mengatakan, konsumen tetap dapat membeli mobil eks taksi dengan sistem CNG.
Namun, bagi yang menginginkan konfigurasi bensin, Bluebird juga menyediakan opsi pelepasan perangkat CNG sesuai prosedur teknis yang berlaku.
"Untuk penjualan kepada masyarakat umum, perangkat CNG juga dapat dilepas dan kendaraan dikembalikan ke konfigurasi bahan bakar bensin sesuai prosedur teknis yang berlaku," terang Hery.
Setelah perangkat CNG dilepas, mobil tidak langsung dipasarkan.
Unit tersebut akan kembali menjalani pemeriksaan untuk memastikan seluruh sistem berfungsi normal dan aspek keselamatannya tetap memenuhi standar.
"Setelah proses tersebut, kendaraan kembali diperiksa untuk memastikan fungsi dan keamanannya sebelum ditawarkan melalui kanal penjualan mobil bekas Bluebird," lanjut Hery.