Fokus memimpin jalannya persaingan di grup kedua, Ramadhipa terus mempertahankan ritme balapnya hingga garis finish.
Meski sempat terlibat duel ketat merebut posisi ke-11 di lap terakhir, ia akhirnya menyelesaikan balapan di urutan ke-12.
Tambahan empat poin dari Magny-Cours ini membuat total tabungan angkanya menjadi 64 poin, sekaligus mengamankan posisinya di peringkat kelima klasemen sementara.
Usai balapan, Ramadhipa mengakui kesalahan di awal start dan memilih realistis untuk mengamankan poin grup.
"Saya melakukan kesalahan saat start sehingga motor mengalami wheelie dan saya turun ke posisi ke-18. Rombongan terdepan sudah terlalu jauh untuk dikejar, sehingga saya memutuskan bertarung di grup kedua demi mengamankan poin," ungkap Muhammad Kiandra Ramadhipa.
"Ini bukan akhir pekan terbaik, tapi banyak pelajaran yang kami dapat. Saya akan memanfaatkan jeda musim panas untuk berlatih lebih keras agar tampil lebih kuat di Valencia," imbuhnya.
Kegigihan dan mental pantang menyerah yang ditunjukkan Ramadhipa mendapat apresiasi hangat dari manajemen Astra Honda Motor.
"Kami melihat semangat yang kuat dari Ramadhipa untuk bangkit dan melesat lebih kencang di setiap kesempatan. Kami optimistis ia akan tampil lebih baik pada seri selanjutnya. Kami akan terus mendukung penuh perjalanannya di panggung balap kelas dunia," jelas General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya.
Dengan modal koleksi tiga kemenangan musim ini yakni satu di Moto3 Junior dan dua di Red Bull Rookies Cup, ditambah satu podium di Barcelona, peluang Ramadhipa untuk merangsek ke papan atas klasemen masih terbuka lebar.
Usai rehat jeda musim panas selama enam pekan, kompetisi balap FIM JuniorGP 2026 akan kembali berlanjut pada seri kelima yang bertempat di Circuit Ricardo Tormo, Valencia, Spanyol, pada 4–6 September mendatang.