GridOto.com- Aki mobil yang sering tekor sebaiknya tidak langsung disimpulkan karena usia aki sudah habis.
Pasalnya, ada beberapa faktor lain yang cukup sering menjadi penyebab aki kehilangan daya secara terus-menerus.
Pemilik toko aki Jaya Battery di Cibubur, Depok, Arif Nurrahman mengatakan penyebab yang paling sering ditemui berasal dari sistem pengisian yang bermasalah.
"Kalau aki sering tekor, biasanya saya cek dulu alternatornya. Soalnya kalau pengisian enggak jalan, aki baru juga lama-lama habis," ujar Arif Nurrahman kepada GridOto.
Baca Juga: Jangan Tunggu Tekor Di Jalan, Ini Ciri Aki Mobil Bekas Yang Wajib Diganti Baru
Selain alternator atau dinamo ampere, kondisi terminal aki yang kotor, berkarat, maupun longgar juga dapat menghambat aliran listrik.
Akibatnya, proses pengisian maupun penyaluran arus dari aki menjadi tidak maksimal.
"Terminal aki juga jangan disepelekan. Kelihatannya cuma kotor, tapi itu bisa bikin arus enggak lancar," jelasnya.
Arif juga menyebut adanya kebocoran arus listrik atau parasitic draw dari aksesori tambahan seperti alarm maupun instalasi kabel yang bermasalah dapat membuat daya aki terus berkurang meski mobil sedang tidak digunakan.
Baca Juga: Baut Kepala Aki Mobil Kurang Kencang, Ini Akibat Jangka Panjangnya
Selain faktor teknis, kebiasaan pemilik yang jarang menggunakan mobil atau hanya memanaskan mesin dalam waktu singkat juga membuat pengisian aki tidak berlangsung optimal.
"Kalau mobil lebih sering diam atau cuma dipanasin sebentar, aki enggak sempat terisi penuh. Lama-lama dayanya turun terus," kata Arif.
Karena itu, saat aki mobil sering tekor, sebaiknya lakukan pemeriksaan pada sistem pengisian, terminal aki, hingga kemungkinan adanya kebocoran arus sebelum memutuskan mengganti aki yang lama.