Mobil Jarang Dipakai Bisa Memperpendek Umur Aki, Ini Sebabnya

By , Rabu, 29 Juli 2026 | 07:00 WIB

Aki mobil bisa dilakukan jumper dalam keadaan darurat

GridOto.com- Aki mobil yang sering tekor meski baru diisi ulang atau diganti bisa menjadi tanda adanya masalah pada sistem kelistrikan kendaraan.

Karena itu, pemilik mobil tidak disarankan langsung mengganti aki tanpa mencari penyebab utamanya.

Pemilik toko aki Jaya Battery di Cibubur, Depok, Arif Nurrahman mengatakan penyebab yang paling sering ditemui adalah sistem pengisian aki yang tidak bekerja normal.

"Kalau aki sering tekor, yang pertama dicek jangan langsung akinya. Lihat dulu pengisiannya, alternator masih normal atau enggak," ujar Arif Nurrahman kepada GridOto.

Alternator mobil bekas (Dok Otomotif)

Baca Juga: Baut Kepala Aki Mobil Kurang Kencang, Ini Akibat Jangka Panjangnya

Menurutnya, alternator yang bermasalah membuat aki tidak mendapat suplai listrik yang cukup saat mesin hidup sehingga dayanya terus berkurang.

Selain itu, kondisi terminal aki yang kotor, berkarat, atau longgar juga dapat menghambat proses pengisian maupun penyaluran arus listrik.

"Terminal aki juga sering jadi penyebab. Kelihatannya sepele, tapi kalau sudah kotor atau longgar arusnya enggak maksimal," jelasnya.

Arif menambahkan, kebocoran arus akibat aksesori tambahan yang dipasang kurang tepat juga kerap membuat aki cepat habis meski mobil sedang tidak digunakan.

Ilustrasi terminal aki mobil bekas (Radityo Herdianto/GridOto.com)

Baca Juga: Waspada Aki Mobil Bekas Overcharge, Kenali 2 Kerugian Fatal Yang Siap Menguras Kantong