GridOto.com - Kabar mencengangkan datang dari Kepulauan Banda, Maluku Tengah, Maluku.
Harga seliter Pertamax di sana dikabarkan tembus sampai Rp 50.000.
Hal itu diklaim akibat dari kelangkaan BBM yang terjadi sejak dua pekan terakhir karena rantai pasokan ke wilayah tersebut tidak berjalan normal.
Akibat kelangkaan tersebut, warga di wilayah tersebut kini mulai kesulitan mendapatkan BBM.
Selain itu kelangkaan yang terjadi juga memicu kenaikan harga BBM jenis Pertamax yang sangat tinggi.
Harga per liternya dijual antara Rp 30.000 hingga Rp 50.000.
"Sudah dua minggu terakhir BBM sangat sulit didapat. Sekarang ini sudah terjadi kelangkaan BBM paling parah," kata Gunawan salah seorang warga Banda saat dihubungi dari Ambon, (25/7/26) melansir Kompas.com.
Gunawan mengungkapkan kelangkaan BBM yang terjadi membuat warga di wilayah tersebut terpaksa menempuh perjalanan laut puluhan mil menuju Pulau Seram untuk membeli BBM di Tehoru, Maluku Tengah selanjutnya dijual kembali kepada warga di Kepulauan Banda.
"Kemarin ada warga di sini yang membeli 5 drum BBM dari Tehoru untuk dijual di sini, tapi harganya mahal sekali sampai Rp 30.000 per liter dan untuk warga yang butuh dapat BBM dengan cepat satu liter itu harus bayar sampai Rp 50.000," akunya.
Adapun BBM yang dipasok Pertamina ke Kepulauan Banda selama ini hanya jenis Pertamax, sedangkan untuk Pertalite tidak masuk ke wilayah itu.
Baca Juga: Dua Pedagang Bensin Eceran di Lumajang Terancam Denda Rp 60 Miliar, Barang Bukti Mencengangkan
"Di sini Pertalite tidak ada, tidak pernah masuk yang ada hanya Pertamax," sebutnya.
Menurutnya kelangkaan BBM di wilayah tersebut terjadi dalam dua pekan terakhir karena pasokan BBM dari Pertamina tidak lagi berjalan seperti biasa.