TRW Resmi Punya Distributor Tunggal di Indonesia, ZF Incar Pasar Aftermarket Mobil Jepang

By , Sabtu, 25 Juli 2026 | 21:15 WIB

ZF Group memperkuat bisnis aftermarket otomotif di Indonesia dengan menunjuk PT Mitra Kencana Nusantara (MKN) sebagai distributor tunggal (Adam samudra)

Untuk pasar Indonesia, produk yang diperkirakan menjadi penyumbang penjualan terbesar berasal dari kelompok Brake Master Cylinder, Brake Wheel Cylinder, Brake Pad, Brake Shoe, Brake Disc, serta Shock Absorber. (Adam Samudra)
Benny mengatakan seluruh produk TRW dikembangkan dengan standar yang mengacu pada komponen original equipment dan telah melalui serangkaian pengujian.

"Produk kami telah divalidasi agar sesuai dengan sekitar 92 persen populasi mobil Jepang yang beredar di Indonesia serta disesuaikan dengan karakter jalan dan iklim tropis," katanya.

Pada sistem pengereman, TRW menggunakan formulasi material yang diklaim mampu mengurangi kebisingan dan debu rem tanpa mengurangi performa pengereman.

Sementara pada shock absorber diterapkan teknologi pelapisan khusus pada piston rod untuk meningkatkan ketahanan komponen dan meminimalkan potensi kebocoran oli.

Ke depan, ZF menargetkan perluasan cakupan produk untuk kendaraan Jepang di Indonesia.

Saat ini cakupan produk TRW disebut telah menjangkau sekitar 80 persen model kendaraan Jepang yang beredar di Tanah Air.

Perusahaan menargetkan angka tersebut meningkat menjadi lebih dari 90 persen pada 2027.

Baca Juga: Mitsubishi Pastikan Harga Sparepart Masih Aman, Pelumas Resmi Baru Disesuaikan Bulan Ini

"Kemitraan dengan MKN diharapkan dapat memastikan ketersediaan produk di seluruh Indonesia sekaligus mendukung target perluasan product coverage dalam beberapa tahun ke depan," tutup Benny.

CEO PT Mitra Kencana Nusantara, Sutjipto Kalam (Adam Samudra)

Sementara itu, CEO PT Mitra Kencana Nusantara, Sutjipto Kalam, menyatakan kesiapan perusahaan memperluas distribusi TRW hingga ke berbagai wilayah di Indonesia.

"Kami dari MKN benar-benar dan sungguh untuk mensukseskan pasar Indonesia," tutupnya.

Menurutnya, penguatan jaringan logistik akan terus dilakukan untuk mengantisipasi meningkatnya kebutuhan pasar aftermarket nasional dalam beberapa tahun mendatang.