Laporan Utama: Menanti Kepastian Insentif Motor Listrik

By Sabtu, 25 Juli 2026 | 16:00 WIB

Insentif motor listrik diusulkan kembali (Nurul/Gridoto)

Ketika insentif hilang, pada 2025 kembali turun menjadi 50 ribuan unit.

Commercial Director Polytron, Tekno Wibowo, mengaku pihaknya belum bisa banyak berkomentar soal potensi subsidi dari pemerintah.

"Terkait subsidi kami belum bisa banyak berkomentar, karena tahun lalu saja isunya ada subsidi tapi ternyata tidak ada subsidi. Jadi kami masih menunggu keputusan final dari pemerintah," ujarnya Senin (25/5/2026).

Baca Juga: Polytron Bagikan Subsidi Mandiri di Tengah Wacana Insentif Motor Listrik 2026

ANDALKAN SUBSIDI MANDIRI

Polytron mengaku tetap berupaya menjaga daya beli konsumen lewat program internal yang mereka sebut sebagai subsidi mandiri.

"Tapi, kami memiliki subsidi mandiri, di mana Polytron memberikan subsidi langsung kepada konsumen yang membeli motor listrik kami," lanjut Tekno.

Adapun rincian insentif yang diberikan cukup signifikan.

Untuk model Fox 200, konsumen mendapatkan potongan sebesar Rp 6,5 juta. Sementara Fox 300 memperoleh subsidi Rp 6 juta, dan Fox 500 sebesar Rp 5 juta.

Langkah ini menjadi strategi Polytron untuk tetap menjaga minat pasar, di tengah ketidakpastian kebijakan subsidi pemerintah yang hingga kini belum diumumkan secara resmi.

Ilustrasi lini produk Polytron (Istimewa)

PASAR NASIONAL MOTOR BAKAR DAN LISTRIK

Pasar motor di Indonesia dalam tiga tahun terakhir menunjukkan dinamika antara motor konvensional (bensin) dan motor listrik.