"Ya kejadiannya Senin (20/7/2026) saat mau pulang dari arah Rajawali ke Kopo di daerah Sayati. Awalnya tahu informasi ada zona merah di daerah Soekarno Hatta dan Flyover Kopo. Karena takut, akhirnya menghubungi polisi lewat 110 untuk meminta pengawalan," ujarnya saat dihubungi.
Adinda menyebut dia beriring-iringan tiga motor, terdiri dari dua perempuan dan satu laki-laki yang mau mengarah ke Kopo.
"Kami jalan di depan dan dikawal mobil polisi yang ikut di belakang. Saya kerjanya shift, dan seminggu ini dapat shift malam, dan pulang bareng dengan teman-teman," katanya.
Baca Juga: Soal Boleh Lawan Begal di Bandung, Wali Kota Beri Catatan Khusus Untuk Warga
Dia pun mengaku bersyukur karena sudah banyak pelaku begal yang ditangkap Polrestabes Bandung.
Pasalnya, kata Adinda, para pelaku itu meresahkan sekali buat masyarakat yang beraktivitas malam hari.
"Mudah-mudahan memberikan efek jera untuk para begal, karena banyak yang beraktivatas di malam hari dan ada yang kerja, ada yang pulang kerja," ujarnya sambil berharap ke aparat kepolisian untuk terus berpatroli sekaligus meminta pemerintah memperbaiki lampu penerangan jalan umum di sepanjang Jalan Soekarno Hatta.